Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

‘Israel’ Pertimbangkan Rencana untuk Duduki Gaza Utara, Usir 300 Ribu Warga Palestina

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 25 September 2024 09:56 9:56 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 25 September 2024 10:30
Bagikan
Rafah Palestina Kelaparan
Bagikan

Hidayatullah.com – Entitas Zionis ‘Israel’ berencana menerapkan “rencana para jenderal” yakni dengan mengepung Gaza utara dan mengusir seluruh penduduk dari sana.

Melansir Times of Israel pada Senin (23/09/2024), rencana itu disampaikan Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu kepada para anggota parlemen.

Salah satu inisiator, mayor jenderal Giora Eiland, mengklaim bahwa rencana itu akan “mengubah situasi” di Gaza.

“Kami harus memberitahu penduduk Gaza utara bahwa mereka memiliki waktu satu minggu untuk mengevakuasi wilayah itu, yang kemudian menjadi zona militer, [zona] di mana setiap orang menjadi target dan yang terpenting, tidak ada pasokan yang masuk ke wilayah ini,” ujar Eiland.

Para pejuang Hamas yang tersisa kemudian akan dipaksa untuk menyerah atau kelaparan, menurut rencana.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Eiland adalah mantan direktur Dewan Keamanan Nasional dan mantan kepala Departemen Perencanaan Pasukan Pertahanan Israel.

Lembaga penyiaran nasional Israel, Kan, melaporkan pada hari Minggu bahwa Netanyahu, dalam sebuah pertemuan tertutup dengan Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Knesset, mengatakan bahwa rencana tersebut “sangat masuk akal.”

Eiland mengklaim bahwa pembersihan etnis dan pengepungan di bagian utara Jalur Gaza, di mana sekitar 300.000 orang Palestina masih tinggal, bukan hanya merupakan taktik militer yang efektif, tetapi juga sesuai dengan hukum internasional.

“Apa yang penting bagi [pemimpin Hamas Yahya] Sinwar adalah tanah dan martabat, dan dengan manuver ini, Anda merampas tanah dan martabat,” katanya.

Eiland telah mengkritik strategi ‘Israel’ saat ini dalam perang melawan sayap militer Hamas dan warga sipil Palestina di Gaza, dengan mengatakan bahwa strategi tersebut tidak cukup keras terhadap penduduk Palestina.

“Anda tidak bisa memenangkan perang jika situasi di Gaza seperti ini,” katanya. “Slogan bahwa ‘hanya tekanan militer yang akan membawa kemenangan’ tidak memiliki dasar apapun. Perang di abad ke-21 didasarkan pada hal lain. Parameter yang paling penting adalah populasi, dan mereka yang dapat mengendalikan populasi akan memenangkan perang.”

Pada bulan November, Eiland mengatakan bahwa penyebaran penyakit di Gaza adalah hal yang baik bagi ‘Israel’. “Bagaimanapun, epidemi yang parah di jalur selatan akan membawa kemenangan lebih dekat dan mengurangi korban jiwa di kalangan tentara IDF,” tulisnya di Yedioth Ahronoth.

Anggota komite dari Partai Likud MK Amit Halevi, mengatakan bahwa rencana Eiland menandai “arah yang benar” untuk kebijakan ‘Israel’ di Gaza.

“Untuk mengalahkan Hamas, kita harus menguasai tanah dan penduduknya. Tidak ada cara lain untuk meraih kemenangan,” katanya kepada Times of Israel.

Pada bulan Oktober, sebuah dokumen yang bocor yang dikeluarkan oleh Kementerian Intelijen Israel merekomendasikan pemindahan total 2,3 juta penduduk Gaza ke Semenanjung Sinai di Mesir, dan memastikan bahwa mereka tidak akan dapat kembali.

Dokumen tersebut merekomendasikan agar ‘Israel’ mengevakuasi penduduk Gaza ke Sinai selama perang, membangun kota-kota tenda dan kota-kota baru di Sinai utara untuk menampung penduduk yang dideportasi, dan kemudian menciptakan zona keamanan tertutup yang membentang beberapa kilometer di dalam wilayah Mesir. Orang-orang Palestina yang dideportasi tidak akan diizinkan untuk kembali ke daerah mana pun di dekat perbatasan Israel.

Pada bulan November, Menteri ‘Israel’ Ron Dermer mengusulkan sebuah rencana untuk “menipiskan” populasi Gaza dengan memaksa warga sipil melarikan diri ke Mesir melalui jalur darat atau ke bagian lain di Afrika dan Eropa dengan menggunakan perahu karena “laut terbuka bagi mereka.”

Banyak pemukim ‘Israel’ ingin menaklukkan dan menghancurkan Gaza, membersihkannya secara etnis dari orang-orang Palestina, dan membangun pemukiman untuk orang Yahudi sebagai gantinya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gaza Utaragenosida GazaisraelpalestinaPerang Palestina-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Marcellus Khalifa Williams Imam Williams Telah Dieksekusi Mati, Ini Kata-Kata Terakhirnya: ‘Alhamdulillah di Setiap Keadaan’
Tulisan selanjutnya Rusia akan Melarang Propaganda Gaya Hidup Tak Beranak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Berita
3 September 2026 15:08
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?