Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Faksi Hamas dan Fatah Bertemu di Mesir Membahas Genosida ‘Israel’ di Gaza

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 Oktober 2024 17:37 5:37 pm
Ahmad
Dipublikasikan 10 Oktober 2024 17:45
Bagikan
Pertemuan delagasi Hamas dan Fatah di Kairo, Mesir
Bagikan

Hidayatullah.com— Kelompok pembebasan Palestina Hamas dan Fatah mengadakan pembicaraan di ibu kota Mesir, Kairo, pada hari Rabu untuk membahas serangan genosida ‘Israel’ di Jalur Gaza, kutip Anadolu Agency.

Penasihat media Hamas Tahir al-Nunu mengatakan delegasi Hamas dipimpin oleh anggota biro politik Hamas, Dr Khalil al-Hayya, sedangkan Tim Fatah dipimpin oleh Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas dan wakil pemimpinnya, Mahmoud al-Aloul.

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas agresi ‘Israel’ di Gaza, perkembangan politik dan di lapangan, serta menyatukan garis nasional, katanya.

“Pertemuan ini bertujuan untuk membahas agresi di Jalur Gaza, perkembangan politik dan lapangan, dan penyatuan upaya dan jajaran nasional, ” kata Tahir al-Nunu, penasihat media biro politik Hamas.

“Hari ini kami menandatangani perjanjian untuk persatuan nasional, dan kami mengatakan bahwa cara untuk menyelesaikan perjalanan ini adalah persatuan nasional,” ujar Pemimpin Hamas Musa Abu Marzouq dikutip arabfile.com.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Sebelumnya, saluran “Cairo News” melaporkan bahwa pertemuan dimulai di ibukota Mesir antara Fatah dan Hamas untuk membahas “mekanisme kerja komite yang berkaitan dengan pengelolaan beberapa file, termasuk penyeberangan dan bantuan.”

“Dimulainya pertemuan gerakan Fatah dan Hamas di Kairo untuk mengatur rumah internal Palestina sehubungan dengan kondisi saat ini,” mengutip sumber-sumber yang tidak disebutkan namanya.

Sumber itu menambahkan; “Pertemuan itu datang untuk membahas mekanisme kerja komite yang berkaitan dengan pengelolaan penyeberangan dan berkas kesehatan dan bantuan dan untuk tempat tinggal, pembangunan sosial dan pendidikan.”

Pertemuan ini menyatukan 14 faksi pembebasan Palestina, membentuk “pemerintahan rekonsiliasi nasional sementara” untuk mengelola Gaza setelah genosida di wilayah itu selama lebih dari setahun.

Diketahui, wilayah Palestina terbagi secara politik dan geografis sejak 2007, ketika Hamas memenangkan Pemilu secara mayoritas namun tidak diakui Amerika Serikat dan negara Barat.

Hamas dan pemerintahan yang dibentuknya mengendalikan wilayah Jalur Gaza dan Tepi Barat menjalankan pemerintahan yang dibentuk Fatah dengan dukungan Barat dan ‘Israel’.

Selama bertahun-tahun, beberapa pertemuan telah diadakan antara faksi-faksi Palestina untuk mengakhiri perpecahan dan melakukan islah guna mencapai persatuan nasional. Terakhir pertemuan di Beijing dan sebelumnya di Aljazair pada Oktober 2022.

Tahun berikutnya pertemuan di kota El Alamein, Mesir pada 30 Juli 2023, tanpa menghasilkan langkah-langkah praktis yang serius untuk mencapai tujuan mereka.

Dengan dukungan mutlak negara Barat dan Amerika Serikat (AS), Zionis ‘Israel’ telah melakukan genosida di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023, menyebabkan lebih dari 139.000 warga Palestina syahid dan terluka, kebanyakan dari mereka anak-anak dan wanita, dan lebih dari 10.000 hilang, di tengah kehancuran besar-besaran dan kelaparan yang telah menewaskan puluhan anak-anak, dalam salah satu bencana kemanusiaan terburuk di dunia.

Penjajah terus melakukan serangan brutal di Jalur Gaza sejak 7 Oktober tahun lalu meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera.

Genosida ini telah membuat hampir seluruh penduduk Jalur Gaza mengungsi di tengah blokade yang sedang berlangsung yang mengakibatkan kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan.

‘Israel’ saat ini menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas tindakannya di Gaza.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Fatahgenosida IsraelHAMASHeadlineisraelJalur Gazapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khutbah Jumat: Peringatan Satu Tahun Thaufanul Aqsha
Tulisan selanjutnya Hanya 2 Diplomat Korea Selatan yang Bertugas di Timur Tengah Fasih Berbahasa Arab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?