Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Koran Yahudi: Ada Perselisihan Tajam Institusi Keamanan Zionis Seputar Serangan Gaza

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 September 2014 06:44 6:44 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 September 2014 06:44
Bagikan
Moshe Ya'lon dan PM Benyamin Netanyahu nampak galau
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengamat militer di koran Ha’aretz Israel, Amos Harel, mengungkap adanya perselisihan tajam antara Dinas Intelijen umum Israel Zionis Shabak dan Badan Intelijen Militer-Zionis Aman seputar serangan ke Jalur Gaza bulan Juli lalu.

Harel menyebutkan, perselisihan terjadi sejak awal agresi, dimana Shabak yakin bahwa Hamas telah menyiapkan diri untuk memasuki pertempuran dan telah merencanakan untuk menyerang Israel, sementara Aman meyakini bahwa Hamas tak menginginkan pertempuran.

Perselisihan ini nampaknya berdampak pada pandangan sejumlah anggota kabinet dan aparat dua institusi intelijen tersebut, seputar 3 poin; yaitu informasi tentang proyek besar Hamas membangun terowongan serangan, analisa sejumlah motif Hamas ketika memasuki pertempuran serta kemampuan Hamas bertahan dan bertempur lebih dari 50 hari.

Harel mengungkapkan, Shabak telah memberikan peringatan di level politik Israel selama bulan April lalu, yang menegaskan bahwa Hamas telah merencanakan operasi luas di kawasan Karem Abu Salim, Gaza Selatan, dan menculik sejumlah serdadu Zionis sebagai daya tawar yang memaksa Israel dan Mesir untuk menghentikan perang, demikian tulis  Ha’aretz, dikutip  PIC.

Seperti diketahui, kemampuan dan ketanggugan Hamas melawan Israel tidak pernah diprediksi sebelumnya oleh penjajah Israel.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Sementara itu, serangan 51 hari penjajah Israel ke Gaza telah menghabiskan waktu, tenaga dan dana tidak sedikit di pihak Israel.

Dalam sebuah laporan diungkap, Israel telah mengeluarkan biaya lebih dari 2,5 miliar USD membiaya serangan ke Gaza, namun hasilnya nol untuk mengalahkan Hamas.

Dalam konferensi perekonomian minggu ini di Tel Aviv, Menteri Pertahanan Moshe Ya’alon mengatakan sebagian besar biaya perang itu berasal dari sekitar 6.000 serangan yang dilakukan pasukan Israel terhadap berbagai lokasi di Gaza, kebanyakan serangan udara.
Ya’alon mengatakan Israel juga menghabiskan dana 100.000 dollar setiap kali sistem pertahanan misil Iron Dome miliknya menembak jatuh sebuah roket yang ditembakkan Hamas ke negara Yahudi itu. Padahal, saat itu, Hamas menembakkan sekitar 600 roket ke Israel.

Yaalon mengakui meski telah digempur berminggu-minggu, Hamas masih memiliki sisa persenjataan yang memadai. Ia bahkan memprediksi, Hamas masih memiliki 10.000 bahan ledak ketika konflik itu pecah dan saat ini masih punya sekitar 2.000.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaHAMASisraelpalestinaPalestina DiserangZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Satu Abad Al-Irsyad Al-Islamiyyah
Tulisan selanjutnya Amerika Konfirmasi Kematian Godane Pemimpin Al-Shabab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Ragam

Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi

Ragam
4 September 2026 17:26
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?