Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

(Video) Puluhan Ribu Jamaah Melaksanakan Shalat Tarawih di Masjid Al-Aqsha

Ahmad
Terakhir diupdate: 1 Maret 2025 11:38 11:38 am
Ahmad
Dipublikasikan 1 Maret 2025 11:37
Bagikan
Puluhan ribu warga Palestina melakukan shalat Tarawih di Masjid Al-Aqsha di tengah pengetatan penjajah (AJ)
Bagikan

Hidayatullah.com—Puluhan ribuan warga Palestina melaksanakan shalat Tarawih pada Jumat malam, malam pertama bulan Ramadhan yang penuh berkah, meskipun ada pembatasan dan pengetatan yang diberlakukan oleh pasukan penjajah ‘Israel’, kutip Safa News.

Puluhan ribu orang melaksanakan shalat Tarawih pada malam pertama bulan suci Ramadhan di Masjid Al-Aqsha yang diberkahi, di tengah pengetatan dan pembatasan pihak penjajah ‘Israel’, mencakup pendirian pos pemeriksaan di jalan menuju masjid, dari Kota Tua di Baitul Maqdis (Yerusalem) yang diduduki.

إقامة صلاة التراويح في المسجد الأقصى بالعاصمة الفلسطينية المحتلة، القدس.
أعادها الله علينا وعليكم وفلسطين محررة بالكامل. pic.twitter.com/otPPSJKLgd

— Tamer | تامر (@tamerqdh) February 28, 2025

Menurut perkiraan Palestina, sekitar 60.000 jamaah, dari wilayah Baitul Maqdis yang diduduki, melaksanakan shalat, yang dipimpin oleh Syeikh Yusuf Abu Sneineh dan Syeikh Muhammad Ali Al-Abbasi.

Dalam khutbah yang disiarkan melalui pengeras suara, Direktur Masjid Al-Aqsha, Syeikh Umar Al-Kiswani, mengajak masyarakat untuk datang ke Masjid Al-Aqsha, seraya menekankan bahwa masjid tersebut adalah “tempat beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah,” serta menyerukan “ketenangan dan spiritualitas” di balik dinding-dindingnya.

Mufti Besar Baitul Maqdis dan Wilayah Palestina, Ketua Dewan Fatwa Tertinggi, Mufti Muhammad Hussein, mengumumkan Jumat malam bahwa hari Sabtu, adalah hari pertama bulan suci Ramadhan.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

“Besok, Sabtu, tanggal 1 Maret 2025, akan menjadi hilal bulan Ramadhan yang penuh berkah tahun ini, 1446 H,” ujarnya.

Pembatasan Masjid Al-Aqsha

Rekaman menunjukkan pasukan penjajah ‘Israel’ melecehkan dan mengintimidasi anak-anak, melakukan penggeledahan yang memalukan, dan mencegah ratusan orang mencapai masjid untuk shalat.

Banyak jamaah yang ditolak masuk, terutama setelah penjajah ‘Israel’ mengumumkan pembatasan terhadap pria di bawah usia 55 tahun, wanita di bawah usia 50 tahun, dan anak-anak di atas 10 tahun.

‘Israel’ menyatakan bahwa shalat di Masjid Al-Aqsha selama Ramadhan akan dikenakan pembatasan keamanan, yang meningkatkan tindakannya terhadap warga Palestina.

Sementara itu, Pusat Informasi Hak Asasi Manusia Wadi Hilweh di Yerusalem mengatakan bahwa pasukan penjajah telah menempatkan “penghalang dan penghalang besi di jalan menuju Al-Aqsha dan di gerbangnya.”

Ia menunjukkan bahwa “seorang anak laki-laki ditangkap, digeledah secara fisik, dan diserang dengan cara mendorong dan memukul saat ia berjalan menuju Al-Aqsha untuk melaksanakan shalat Isya dan Tarawih.”

Lembaga HAM tersebut mengonfirmasi – di halaman Facebooknya – bahwa pasukan penjajah telah menangkap sebuah keluarga Palestina dari Yerusalem di dalam Masjid Al-Aqsha.

Ia menambahkan bahwa pasukan pendudukan menangkap “keluarga jurnalis Yerusalem Mohammed Sadiq, istrinya Bayan al-Jubeh, dan putri mereka,” seraya mencatat bahwa “penahanan jurnalis Bayan telah diperpanjang hingga besok, mengingat ia sedang hamil tua, dan suaminya telah dibebaskan dengan syarat ia dilarang memasuki Al-Aqsha selama seminggu, dengan kemungkinan perpanjangan larangan selama beberapa bulan.”

“Ibu jurnalis, Bayan Al-Juba, akan menghabiskan malam ini, malam menjelang hari pertama Ramadhan, jauh dari keluarganya setelah penahanannya diperpanjang,” ujar Pusat HAM itu dikutip Al Jazeera.

Sebelumnya hari Jumat, Channel 14 Israel melaporkan bahwa polisi penjajah bermaksud mengerahkan pasukan tambahan di Baitul Maqdis (Yerusalem) yang diduduki, terutama di sekitar Masjid Al-Aqsha, pada awal Ramadhan.

Saluran tersebut memperkirakan peningkatan jumlah petugas polisi sekitar dua ribu, dan mencatat bahwa pengerahan keamanan intensif akan dilakukan di area yang luas di kota Yerusalem, pintu masuk dan keluarnya, dan di banyak persimpangan di sekitarnya.

Penguatan keamanan ini dilakukan setelah otoritas penjajah ‘Israel’ memutuskan membatasi akses warga Palestina ke Masjid Al-Aqsha, karena mereka tidak akan mengizinkan lebih dari 10.000 warga Palestina dari Tepi Barat untuk mencapainya selama hari Jumat di bulan Ramadhan.*/sf, aj

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bulan RamadhanHeadlineisraelMasjid Al-AqshapalestinaRamadhanshalat tarawih
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan, Kemenag Luncurkan Al-Quran 30 Bahasa Daerah
Tulisan selanjutnya Shalat Tarawih Pertama di Masjid Agung Umari Gaza yang Hancur Air Mata Jamaah Tumpah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?