Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Warga Maroko Protes Kapal Maersk Pembawa Suku Cadang Jet Tempur dari Amerika untuk Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 April 2025 17:40 5:40 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 April 2025 17:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Lebih dari 1.000 orang hari Ahad (20/4/2025) berkumpul di kota pelabuhan Tangier, Maroko, guna memprotes sebuah kapal Denmark yang dikabarkan membawa suku cadang jet tempur dari Amerika Serikat untuk Israel yang berlabuh di sana.

Pekerja pelabuhan dan sejumlah organisasi pendukung perjuangan rakyat Palestina di Gaza dalam pernyataan terpisah mengatakan bahwa kapal Maersk itu membawa suku cadang jet tempur F-35 dari Amerika Serikat untuk Israel, dan berlabuh di Tangier pada hari Ahad itu.

Kerumunan sekitar 1.500 orang menyuarakan penolakan kedatangan kapal tersebut. “Rakyat ingin kapal itu dilarang,” teriak mereka.

“Tidak boleh ada senjata genosida di perairan Maroko,” seru peserta unjuk rasa sambil berjalan di kawasan pelabuhan kontainer Tanger Med, lapor koresponden AFP.

Tuduhan bahwa kapal Maersk membawa muatan suku cadang F-35 itu muncul berdasarkan investigasi yang dilakukan oleh Declassified UK atas data kargo kapal tersebut.

Baca Juga

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

“Muatan dari US Air Force Plant 4 dari Fort Worth diangkut ke pelabuhan Haifa di Israel dalam dua kapal kontainer Maersk antara 5 April dan 1 Mei, dan kemudian sebuah perusahaan lain akan membawa muatan itu lewat darat ke pangkalan udara Nevatim,” tulis Declassified UK seperti dilansir AFP Senin (21/4/2025).

Perusahaan pelayaran asal Denmark itu membantah mengangkut muatan berupa senjata atau amunisi ke Israel, meskipun mereka memiliki kontrak dengan pemerintah Amerika Serikat, dan sebelumnya pernah mengakui adanya pengiriman berupa “perlengkapan berkaitan dengan militer” yang merupakan bagian dari kerja sama keamanan antara AS dan Israel.

Inspeksi atas kargo Nexoe Maersk itu, sejauh ini, belum menemukan adanya senjata, menurut media online Maroko Yabiladi.

Situs berita itu mengutip pernyataan dari CGT General Union of Dock Workers and Port Personnel of the Gulf of Fos, yang mengatakan “semua kontainer sudah diperiksa, tidak ada yang perlu dilaporkan, tidak ada senjata, tidak ada suku cadang” di atas kapal Nexoe Maersk.

Para pengunjuk rasa di Tangier itu juga menyerukan pemutusan hubungan diplomatik antara Maroko dan Israel, yang melakukan normalisasi pada 2020 sebagai bagian dari kesepakatan Abraham Accords yang digagas Amerika Serikat.

Sebelumnya pada 6 April, ribuan orang berunjuk rasa di ibu kota Maroko, Rabat, guna menentang kebiadaban Zionis Israel di Gaza.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatgazaisraelJet TempurMaerskmarokopalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komisi VIII DPR RI Desak BPJPH Evaluasi Sistem Verifikasi Halal Olahan Produk Pangan Impor
Tulisan selanjutnya Menteri Zionis Mengakui Pengembalian Tawanan Bukan yang Terpenting Bagi ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?