Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Rabbi Yahudi: Barrack Obama Disumpah, Tapi Standard Ganda Tetap Ditrapkan pada Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Januari 2009 17:00
Bagikan
Bagikan

Rabbi Yahudi menulis, tak sampai dua minggu lagi, Barrack Obama akan disumpah. Ia yakin, kebijakan standar ganda pada Israel tetap sama

Hidayatullah.com—Seorang Rabbi Yahudi ,Marvin Hier,  menulis di media massa Amerika, the Wall Street Journal,(8 Januadi 2009). Dalam tulisan bertajuk, “The Jews Face a Double Standard” (Yahudi Menghadadi Doble Standar) mengatakan, meski kepemimpinan Amerika akan segera berganti, dirinya yakin, kebijakan terhadap negara Israel tidaklah berubah.

Dalam tulisannya, Marvin Hier banyak membela Israel dan mengajak membenci Hamas.

“Gencarnya gelombang protes di seluruh dunia atas penyerangan Israel ke Gaza penuh dengan nuansa kebencian sehingga menimbulkan ketakutan tersendiri dalam diri saya bahwa sesungguhnya semua protes ini tidak begitu ada kaitannya dengan reaksi Israel yang dianggap tidak proporsional atas roket-roket Hamas ataupun jatuhnya korban dari kalangan warga sipil.”

“Banyak orang bertanya mengapa korban dari pihak Israel cuma sedikit dibandingkan dengan korban mati dari pihak Palestina. Hal itu dikarenakan Israel selalu mendahulukan keamanan dan keselamatan warga negaranya sehingga ada banyak tempat perlindungan dan system peringatan di kota-kota Israel. Jika Hamas dapat menggali terowongan, seharusnya mereka juga dapat membangun tempat perlindungan. Namun yang terjadi adalah sebaliknya karena Hamas lebih memilih untuk memanfaatkan wanita dan anak-anak sementara para pemimpinnya malah bersembunyi,” ujar Hier membela diri.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

“Lalu tiba-tiba ada tuntutan untuk gencatan senjata. Permintaan ini dengan enaknya dijadikan sebagai resep untuk mengatasi semua kemelut ini. Hamas akan menggunakan waktu gencatan senjata dengan mempersenjatai diri lagi dan menyelundupkan senjata yang lebih mematikan sehingga untuk selanjutnya Hamas tidak lagi hanya menyerang Sderot dan Ashkelon namun Tel Aviv dan Yerusalem yang akan dijadikan target,” tulisanya.

Sebagai keturunan Yahudi, Marvin Hier cukup meraskan dampak bahaya baik masa sekarang dan masa depan akan keberlangsungan Yahudi dan Negara Israel akibat serangan ini.

“Kekhawatiran saya adalah apabila kemarahan yang kita lihat pada para demonstran yang berdemo di jalan-jalan itu sesungguhnya jauh lebih besar dan berbahaya daripada yang terlihat di permukaan saja. Banyak orang di seluruh dunia, bahkan setelah era Auschwizh, yang tidak bisa menerima bahwa Negara Yahudi pun juga mempunyai hak yang sama sebagaimana Negara-negara lain di dunia. Tuntutan para demonstran ini memaksa Israel untuk menerima resiko yang bahkan hal seperti ini tidak pernah berani mereka katakan pada Negara lain. Resiko yang mereka tuntutkan ini mengancam keberlangsungan Negara Israel sendiri karena mereka tidak ingin Israel tampil sebagai Negara nomor satu,” tulisnya.

Gara-gara serangan ini, tulis Hier, banyak institusi, lembaga dan hal-hala berkaitan dengan Yahudi menjadi sasaran amuk massa.

“Lihat saja betapa banyaknya serangan yang ditujukan kepada kaum Yahudi maupun institusi Yahudi di seluruh dunia terutama pada minggu-minggu ini. Sebuah mobil menabrak sinagog di Perancis, Chabad Menorah dan took-toko milik orang Yahudi diberondong dengan senjata swastika di Swedia, spanduk demonstrasi di Australia menuntut “Hancurkan Zionis terkutuk dari muka bumi!”, para demonstran di Belanda menyanyikan lagu “Bunuh dengan racun para Yahudi”; dan di Florida para demonstran menuntut kaum Yahudi “dimasukkan ke dalam perapian agar terbakar!”

Mengakhiri artikelnya, Hier yang juga seorang pendiri Simon Wiesenthal Center and its Museum of Tolerance mengatakan, “Tidak sampai dua minggu lagi, Barrack Obama akan disumpah menjadi presiden Amerika. Tetapi tidak ada ‘perubahan yang bisa kita percaya’ di Timur Tengah, terutama yang berkaitan dengan Israel. Standard ganda terus diterapkan terhadap Negara Israel yang mana hal ini membuktikan bahwa ternyata dunia belum juga mengambil pelajaran dari perang dunia II. “ [wsj/ria/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaisraelObamaold migrateyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pejuang Palestina Siap Laksanakan “Operasi Syahid
Tulisan selanjutnya Puluhan Gereja Dunia akan Gencarkan Misi Melalui Online

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Berita
5 September 2026 17:08
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?