Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Melecehkan Al-Quran, Sebuah Buku Jerman Batal Terbit

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Oktober 2009 23:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah penerbitan Jerman mengatakan, mereka telah menggagalkan rencana untuk menerbitkan sebuah buku karangan Garielle Brinkmann, yang seharusnya terbit pada September 2009 dengan nama samaran penulis WW Domsky, yang bercerita tentang pembunuhan “kehormatan” yang misterius. Beberapa kalimat di dalamnya khawatir menghina Islam dan mendorong aksi pembalasan dari Muslim. Demikian tulis Der Spiegel Sabtu (3/10).

Penerbit Droste terpaksa harus membatalkan penerbitan buku karangan Garielle Brinkmann yang berjudul “Wem Ehre gebührt“, yang bercerita tentang pentingnya kehormatan sehingga perlu membunuh,  setelah ia menolak mengubah beberapa kalimat di dalamnya, termasuk kalimat yang berisi kata-kata menghina Al-Quran.

“Setelah kasus kartun Nabi Muhammad, orang menjadi tahu bahwa ia tidak bisa mempublikasikan gambar yang mencemarkan Islam tanpa mendapatkan resiko,” kata Feilx Droste, kepala penerbitan.

“Buku itu sebelumnya sudah diperiksa oleh seorang pakar, pada beberapa bagian yang mungkin bisa ‘berakibat (membahayakan) keselamatan staf dan keluarga saya’,” demikian kata Droste, sebagaimana dikutip Der Spiegel.

Pada tahun 2006, kerusuhan terjadi di beberapa negara, setelah kartun  Nabi Muhammad yang dimuat di sebuah harian Denmark Jylan Posten menyulut kemarahan warga Muslim.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Keputusan pihak penerbit itu  mendapat kritikan dari beberapa pihak, yang mengatakan bahwa mereka tunduk pada intimidasi dari umat Islam dan membatasi kebebasan berbicara. Perusahaan itu juga telah menerima semacam ancaman dari kelompok-kelompok berhaluan kanan yang ditujukan kepada para pegawainya, karena dianggap menjadi “teman orang Islam.”

Surat-surat kabar Jerman menulis “Sensor mandiri oleh pihak penerbit” atau “Takut serangan dari umat Islam” sebagai kepala beritanya.

Sebelumnya di Jerman, gedung opera Berlin pernah menunda pementasan karya Mozart yang berjudul “Idomeneo”, yang menggambarkan kepala Nabi Muhammad dipenggal.

Penulis buku kontroversial itu tentu marah karena bukunya tidak jadi diterbitkan. “Apa semua ini, memangnya di mana kita? Kita ini berada di sebuah negara yang bebas,” kata Brikmann kepada media.

Namun, pihak penerbit Droste punya  pertimbangan lain. Mereka  punya pengalaman panjang menerbitkan buku-buku kontroversial dan juga sudah berencana menerbitkan buku berkisah misteri pembunuhan lainnya, yang topiknya juga tentang pembunuhan terkait kehormatan. Tapi, mereka tidak akan menerbitkan buku yang menghina kepercayan orang lain, apakah itu Islam, Kristen, atau agama lainnya.

“Kami tidak ingin menyinggung kelompok-kelompok agama,” kata jurubicara pihak Droste, Nora Tichy. [di/sp/rtr/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bela Palestina, Turki Batalkan Rencana Latihan Militer Bersama Israel
Tulisan selanjutnya Pemda Depok Akan Tutup Karaoke Bandel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?