Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

6 Anggota Parlemen Hamas Dibebaskan Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 November 2009 14:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Israel hari Senin membebaskan enam anggota parlemen Palestina dari gerakan Hamas yang ditahan sejak 2006, setelah penangkapan seorang prajurit Israel oleh pejuang Gaza, kata para pejabat.

Seorang anggota parlemen dibebaskan lagi pada Ahad malam, sehingga jumlah anggota parlemen Hamas yang dibebaskan menjadi 31 dalam beberapa bulan ini, termasuk Ketua Parlemen Aziz al-Dweik, yang dibebaskan pada Juni.

Seorang jurubicara Otoritas Penjara Israel mengatakan, keenam anggota parlemen itu dibebaskan Senin karena masa penahanan administratif mereka telah berakhir. Tidak satu pun dari anggota-anggota parlemen itu dikenai tuduhan.

Tidak jelas mengapa Israel memutuskan membebaskan orang-orang Hamas itu pada tahapan ini, padahal penahanan administratif bisa diperpanjang untuk waktu yang tidak terbatas.

Anggota-anggota parlemen itu adalah bagian dari lebih 60 wakil terpilih Hamas, yang mencakup menteri, anggota parlemen, dan walikota, yang ditangkap oleh Israel dalam operasi penumpasan terhadap kelompok pejuang  tersebut, setelah penangkapan prajurit Israel Gilad Shalit pada Juni 2006 oleh gerilyawan Gaza.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Setidaknya, ada limabelas pejabat terpilih Hamas hingga kini masih ditahan Israel.

Salah seorang anggota parlemen Hamas yang dibebaskan Senin mengatakan, penahanan-penahanan itu merupakan upaya Israel untuk mencegah parlemen bekerja dan tidak memiliki kaitan dengan penangkapan Shalit.

“Operasi penangkapan pada dasarnya dimaksudkan untuk menyerang Dewan Legislatif (Palestina) dan bukan demi keamanan seperti yang dikatakan Israel,” kata anggota parlemen Hamas yang dibebaskan, Mahmud al-Ramahi, kepada AFP.

Hamas telah memenangkan Pemilu secara demokratis, sebagaimana keinginan Barat pada Januari 2006.  Hamas  mendapatkan suara mayoritas (74 kursi) di parlemen yang beranggotakan 132 orang, dan mengalahkan kelompok dominan Fatah dukungan AS yang hanya mendapat 45 kursi.

Ketegangan antara kedua kubu Palestina yang bersaing itu kemudian berpuncak pada bentrokan-bentrokan mematikan di Jalur Gaza dua tahun lalu, terutama ketika keterlibatan Israel dan negara-negara Barat yang tak mengakui kemenangan Hamas ini.

Kelompok Hamas menguasai Jalur Gaza pada Juni tahun 2007, setelah mengalahkan pasukan Fatah yang setia pada Presiden Palestina Mahmud Abbas dalam pertempuran mematikan selama beberapa hari.

Sejak itu wilayah pesisir miskin tersebut dibloklade oleh Israel. Palestina pun menjadi dua wilayah kesatuan terpisah — Jalur Gaza yang dikuasai Hamas dan Tepi Barat yang berada di bawah pemerintahan Abbas.

Uni Eropa, Israel, dan AS bahkan memasukkan Hamas ke dalam daftar organisasi “teroris”. Sementara Israel selalu menolak ketika PBB dan lembaga HAM internasional memasukkan negara Zionis itu sebagai negara penebar teror.

Perang di Gaza meletus lagi setelah gencatan senjata enam bulan berakhir pada 19 Desember tahun lalu. Operasi “Cast Lead” Israel  itu menewaskan lebih dari 1.400 orang Palestina, yang mencakup ratusan warga sipil dan menghancurkan sejumlah besar daerah di jalur pesisir tersebut, dengan mengklaim bertujuan mengakhiri penembakan roket dari Gaza.

Dunia kini menunggu keadilan PBB untuk menyeret Israel sebagai negara “teroris” terhadap warga sipil Palestina. [ant/hid/hidayatullah.com]

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Riset: Kunyit Bisa Hindari Kanker
Tulisan selanjutnya Analis Rusia: Barat Tidak Ingin Afghanistan Independen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak

Berita
22 Juli 2026 19:54
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
MUI Apresiasi Menko Yusril atas Ruang Dialog Strategis antara Pemerintah dan Ormas Islam
AS dan Arab Saudi Sepakati Kerja Sama Nuklir, Apa Isinya?
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • MUI Apresiasi Menko Yusril atas Ruang Dialog Strategis antara Pemerintah dan Ormas Islam
  • Indonesia dan Australia Resmikan Kemitraan KITA SEHAT untuk Perkuat Sistem Kesehatan Nasional
  • AS dan Arab Saudi Sepakati Kerja Sama Nuklir, Apa Isinya?
  • Jadi Kepala Biro Politik, Khalil Al-Hayya Umumkan 6 Prioritas Hamas
  • MNF 2026: Membela Palestina adalah Hak Kita!
  • MUI Siapkan RUU Pencegahan dan Penanggulangan LGBTQ, Akan Dibahas di KUII VIII 2026
  • Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?