Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Aktivis Yunani: Tidak Akan Berhenti Selama Palestina Dijajah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Juni 2010 17:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dari dalam penjara Israel, 22 aktivis warga Yunani yang menumpang kapal “Eleftheri Masogeois”, kapal barang berbendera Yunani yang menjadi bagian dalam misi Freedom Flotilla, mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa mereka mengalami pembajakan oleh pasukan komando Israel di perairan internasional pada Senin 31 Mei dini hari.

Dalam pernyataannya disebutkan, serangan brutal yang sama juga terjadi di atas kapal Yunani “Sfendoni” dan empat kapal lainnya.

“Dalam peristiwa itu Israel menggunakan live ammunition (amunisi yang mengandung bahan peledak atau bahan kimia aktif, berbeda dengan drill ammunition) dan orang-orang tak bersenjata dibunuh. Pasukan komando Israel dengan senjata-senjatanya yang terkokang, secara brutal menyerang para penumpang berkebangsaan Yunani dengan menggunakan kekerasan fisik dan tongkat-tongkat listrik.  Mereka memborgol para penumpang, menyeretnya dengan kasar ke atas dek. Tentara Israel terus menggunakan kekerasan ketika tiba di Pelabuhan Ashdod, di mana kapal-kapal dan penumpangnya digiring, tempat di mana orang-orang Yunani dipukuli secara brutal dengan kekerasan yang belum pernah dialami sebelumnya dan tiga orang di antara mereka dibawa ke rumah sakit, sementara yang lainya dibawa ke penjara yang berbeda.”

“Kami semua adalah pria dan wanita warga Yunani yang secara ilegal dikurung dalam penjara-penjara Israel. Kami dengan tegas menolak untuk menandatangani pernyataan apapun yang dipaksakan oleh negara teroris Israel. Kami mengecam serangan mematikan atas misi internasional kami ini.” Demikian bunyi pernyataan tersebut.

Mereka juga menuntut agar pemerintah Yunani mengakhiri semua hubungan diplomatik dengan Israel, negara teroris yang menghapuskan sejarah 5.000 tahun pelayaran bebas di Laut Mediterania.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Kami menyatakan bahwa selama Gaza diblokade, selama Palestina dijajah, selama komunitas internasional tidak berani menekan legitimasi internasional Israel dan kebijakan internasional, kami akan terus mempersiapkan misi-misi baru dan berlayar ke perairan Gaza. Hingga kamp konsentrasi terbesar yang diciptakan Israel pada abad 21 ini tidak ada lagi,” pungkas penyataan para aktivis kemanusiaan untuk Gaza dari Yunani. [di/psol/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel dan “Anjing pengawal” AS di Timur Tengah
Tulisan selanjutnya Anggota Knesset di Mavi Marmara Mendapat Ancaman Mati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Berita
5 Juni 2026 18:57
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?