Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Ribuan Rakyat Palestina Tuntut Diakhirnya Perpecahan

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 16 Maret 2011 09:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ribuan warga Palestina berunjuk rasa di Kota Gaza dan Tepi Barat pada hari Selasa (15/3) untuk menuntut diakhirinya perpecahan dalam aktivitas nasional negara mereka.

Unjuk rasa terbesar terdapat di Kota Gaza. Pejabat dari Kementerian Dalam Negeri Hamas mengatakan, para pengunjuk rasa itu berkumpul di Lapangan Tentara Tak Dikenal.

Pada saat para pengunjuk rasa menuntut gerakan Hamas dan Fatah agar menutup perbedaan di antara mereka, Perdana Menteri Ismail Haniya dalam pemerintahan Hamas di Gaza mengundang Presiden Palestina Mahmud Abbas dari kelompok Fatah untuk “segera” melakukan pembicaraan persatuan di Gaza.

“Saya mengundang Presiden, saudara Abu Mazen (Abbas), dan Fatah untuk mengadakan sebuah pertemuan langsung di sini di Gaza … untuk memulai dialog nasional guna mencapai rekonsiliasi,” kata Haniya dalam siaran langsung setelah pertemuan darurat pemerintahannya.

Dan Abbas mengusulkan menyelenggarakan pemilihan “sesegera mungkin” untuk mengakhiri perpecahan.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

“Saya bersama rakyat, untuk menghormati tuntutan rakat, mengakhiri perpecahan melalui pemilihan presiden dan parlemen,” katanya setelah pembicaraan di Ramallah dengan Presiden Siprus Demetris Christofias.

Sepanjang hari, sekitar 7.000 orang berdemonstrasi di Tepi Barat, dengan sekitar 3.000 di Ramallah, 2.000 di utara kota Nablus, serta jumlah yang sama di Hebron, kata wartawan.

Rapat umum, yang disebut dengan Gerakan Protes 15 Maret, telah direncanakan melalui Facebook oleh aktivis muda, menuntut diakhirinya perpecahan.

“Tidak untuk perpecahan!” teriak demonstran di Kota Gaza di bawah bendera Palestina. “Revolusi, revolusi sampai kita akhiri perpecahan!”

“Aku bukan dari Fatah atau dari Hamas, saya datang ke sini dengan teman-teman saya untuk mengatakan, cukup perpecahan ini,” kata seorang mahasiswa 24 tahun berdemonstrasi di Nablus, yang memberikan namanya hanya sebagai Sayed.

“Kami akan tinggal di sini sampai perpecahan diakhiri,” kata dia.

Di Ramallah demonstran menyanyikan lagu-lagu patriotik dan melambaikan bendera Palestina, tapi protes ini juga terganggu dengan konfrontasi di kelompok yang berbeda, yang berupaya gerakan ini tidak mengarah ke politik.

Salah seorang mahasiswa mengatakan, tidak akan ada kesatuan, kecuali para politisi memutuskan melepaskan kubu-kubuan mereka.

“Kita sebagai pemuda harus berpartisipasi dalam acara ini untuk membuat perubahan besar, tapi kita juga tidak bisa menghentikan perpecahan jika politisi tidak berubah,” kata Sama Musa.

Gerakan 15 Maret agaknya juga terinspirasi oleh gelombang protes di dunia Arab yang meruntuhkan rezim Mesir dan Tunisia, dan memicu pemberontakan di Libya.*

Keterangan foto: demo rakyat Palestina menuntut persatuan Palestina/AFP.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dompet Dhuafa Galang Dana 2 Miliar Untuk Jepang
Tulisan selanjutnya Dibantu PPI, DD akan Buka Posko Bantuan di Jepang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?