Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sudah Patuhi Resolusi PBB, Tetap Saja Libya Diserang

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 21 Maret 2011 09:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Meski pemerintahan Libya,hari Jumat (18/3) telah menyatakan mematuhi Resolusi  Dewan Keamanan PBB dan melaksanakan gencatan senjata dan segera menghentikan seluruh operasi militernya, tapi tak ada jaminan Barat dan sekutunya melakukan lahkan bijak.

Buktinya, lebih dari ratusan misil telah ditembakkan pasukan “invasi pimpinan Amerika’ menuju  Libya.  Seorang pejabat militer senior Amerika Serikat, Laksamana Madya Bill Gortney menolak untuk mendiskusikan apa tahap operasi selanjutnya yang akan dilaksanakan. Direktur Pasukan Gabungan AS hari Sabtu (19/3) mengatakan, menolak berdiskusi.Ia hanya mengatakan, sejauh ini sudah 20 target yang disasar pasukan sekutu.

Hanya beberapa jam serangan militer Barat (Amerika, Inggris dan Prancis ke Libya)  sedikitnya 48 warga sipil dan melukai sedikitnya 150 orang. Associated Press melaporkan,  pejabat pemerintahan Libya Ahad pagi mengatakan sejak serangan pertama, pesawat-pesawat tempur Barat telah menembakkan ratusan roket dan peluru kendali ke ibukota Tripoli yang menewaskan 48 orang. Televisi resmi Libya memberitakan bahwa serangan militer ini juga menargetkan sasaran-sasaran sipil. Seluruh penjuru kota Tripoli yang disusul dengan kobaran api dan membumbungnya asap tebal di kota ini.

Menurut pejabat AS, lebih dari 110 misil telah dimuntahkan tentara Barat pimpinan AS ke Libya.

Sementara itu, rakyat Libya menolak jika Barat harus melakukan serangan ke negara itu dari darat. Pernyataan ini disampaikan Hussein Saleh, salah seorang anggota kantor Penerangan Front Rakyat untuk Menyelamatkan Libya. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara dengan televisi al-Alam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Saleh mengatakan, Dewan Transisi sebagai lembaga yang mewakili kelompok oposisi dan revolusioner menentang serangan darat oleh pihak asing.

Tokoh revolusi ini menambahkan, pihaknya hanya menginginkan pelucutan di pihak Qadhafi maka revolusi akan meraih kemenangan.

Intervensi Amerika ke Libya juga ikut menyertakan Spanyol, Norwegia, Denmark bergabung dalam ‘pesta perang’ ini.

Tak urung, aksi ‘pamer kekuatan” di bawah kendali Amerika ini menuai banyak kecaman. Beberapa negara kurang suka campur tangan militer asing di Libya. Pernyataan ini disampaikan Kementerian Luar Negeri Rusia.

“Campur tangan militer asing harus disingkirkan,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia seperti dikutip RIA Novosti.

Pernyataan kementerian ini bersesuaian dengan resolusi Uni Afrika yang mendukung kedaulatan dan kesatuan kawasan Libya dan mengecam segala campur tangan militer asing.

Anehnya,  pernyataan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Amerika, Admiral Michael Mullen, Ahad kemarin menekankan, tujuan operasi saat ini sangat terbatas, dan bukan upaya untuk menggulingkan kekuasaan diktator Muammar Qadhafi. Masalah serangan militer sudah pasti akan banyak melahirkan korban. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmerikaLibyaold migrateserangan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Liga Arab Kecam Serangan Barat di Libya
Tulisan selanjutnya Revolusi Libya yang Terperangkap Dilema

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?