Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Abbas Minta Obama Desak Israel Terima Perbatasan 1967

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 21 Mei 2011 17:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Palestina Mahmud Abbas meminta Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Jumat (20/5), mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menerima negara Palestina berdasarkan pada perbatasan 1967.

“Kami minta Presiden Obama dan Kuartet Timur Tengah (Rusia, AS, Uni Eropa dan PBB) untuk mendesak Netanyahu supaya menerima perbatasan 1967,” kata juru bicara Palestina Nabil Abu Rudeina.

“Sikap Netanyahu merupakan penolakan resmi atas prakarsa Obama, legitimasi internasional, dan hukum internasional.”

Pada bagiannya, pejabat penting Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Yasser Abed Rabbo menyatakan, “PLO dengan senang hati menyambut baik prinsip-prinsip Obama berdasar perbatasan 1967”.

“Jika Israel menerima prinsip Obama itu, kami siap untuk memulai lagi pembicaraan bimbingan secepat mungkin.”

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Dalam konteks itu, ia menyatakan Israel harus memilih antara permintaan Obama akan negara Palestina dalam perbatasan 1967 atau pengakuan negara Palestina oleh PBB. Palestina telah mengancam akan mendesak PBB untuk mengakui negara Palestina pada September mendatang.

Dalam satu pidato kebijakan inti, Kamis (19/5), Obama memasukkan permintaan jelas pada Israel dan Palestina untuk menggunakan garis (perbatasan) yang ada sebelum perang Arab-Israel 1967 sebagai dasar bagi pembicaraan untuk mencapai pembicaraan yang dirundingkan bagi konflik itu.

Netanyahu telah lama menentang formula seperti itu, dan kantornya telah mengeluarkan pernyataan, Jumat, yang mengatakan skema tersebut akan membiarkan Israel “tak dapat dipertahankan” dan mengucilkan permukiman-permukiman besar Israel di Tepi Barat.

Dua sikap itu diperkirakan akan menjadi titik sentral pembicaraan yang berlangsung antara Obama dan Netanyahu di Gedung Putih, Jumat.

Abu Rudeina juga mengatakan Abbas menganggap penentangan PM Israel Benjamin Netanyahu terhadap perjanjian perujukan antara kelompok Fatah yang moderat pimpinan Presiden Palestina Abbas dan kelompok Islam HAMAS merupakan “campur-tangan yang tak dapat diterima dalam urusan Palestina”, demikian AFP melaporkan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Negara Terkaya Sekaligus Termiskin
Tulisan selanjutnya Jerman Akui Bunuh Warga Sipil Afghanistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?