Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Obama “Diserang” atas Kasus Serangan ke Libya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Mei 2011 01:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden AS Barack Obama kini tengah diserang akibat pelanggaran “War Powers Act”  tahun 1973 dengan melanjutkan operasi militer di Libya tanpa persetujuan kongres.

Undang-undang memberikan wewenang pada presiden AS untuk memulai operasi militer tanpa berkonsultasi dengan kongres AS. Namun, dalam 48 jam Obama harus berunding dengan kongres dan setelah itu, ia memiliki tambahan waktu 60 hari untuk pengambilan suara apakan operasi militer akan dilanjutkan.

Saat ini enam puluh hari telah lewat dan kongres tidak menyetujui operasi militer, hal ini membuat perang di Libya dianggap ilegal, demikian koresponden Press TV melaporkan pada hari Jumat.

Dan Burton, perwakilan Indiana mengatakan jika Obama “tidak menerima wewenang apapun dari Kongres Amerika Serikat. Dan ini merupakan pelanggaran War Powers Act.”

“Presiden bukanlah raja, dan ia tidak seharusnya bertindak seperti raja,” Burton menambahkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam kunjungannya di London, Ketua Eksekutif AS tersebut menegaskan komitmennya pada operasi militer dalam krisis di Libya.

Hal ini juga menyebabkan kongres membahas mengenai perundang-undangan yang dapat membatasi kekuasaan presiden dalam menyebarkan militer AS tanpa persetujuan kongres sebelumnya. Dan menghentikan pembiayaan untuk perang Libya hingga wewenang dari kongres diberikan.

“Saya rasa hal ini merupakan pertanyaan penting apakah kamu mendapat persetujuan kongres atau tidak.. saya bisa memberitahukan Anda,  saya percaya jika Anda memberikan resolusi hari ini untuk di-voting persetujuannya, Saya ragu hal ini akan diloloskan…,” ujar Michael Turner, perwakilan asal Ohio.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel: Mesir Kerjasama Kelola Rafah
Tulisan selanjutnya Kapal Iran Selundupkan Senjata ke Kuwait

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?