Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Dahlan Meracuni Yasser Arafat?

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 8 Agustus 2011 02:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Fatah menuduh mantan petinggi partainya, Muhammad Dahlan, ikut andil dalam meracuni mendiang presiden Palestina Yasser Arafat.

Yasser Arafat meninggal dunia di rumah sakit pada bulan Nopember 2004. Penyebab pasti kematian pemimpin PLO itu hingga kini menjadi misteri. Namun, di kalangan rakyat Palestina berhembus kabar kuat bahwa Arafat meninggal karena diracun.

Sebagaimana dikabarkan Aljazeera, Sabtu (06/8), komisi pencari fakta Partai Fatah menemukan bahwa Dahlan juga terkait dalam kasus percobaan pembunuhan para pemimpin Palestina lainnya. Disamping itu Dahlan diduga kuat berencana melakukan kudeta di Tepi Barat.

Para pejabat senior Fatah seperti Azzam Al-Ahmad, At-Tayyib Abdul-Rahim, Othman Abu Gharbiyya dan Nabil Shaath dikabarkan telah memasukkan temuan mereka ke dalam laporan komisi pencari fakta tersebut.

Aljazeera melaporkan, para duta besar didesak untuk menghindari berurusan dengan Dahlan dan pemerintah Palestina meminta bantuan Interpol untuk menangkap mantan politisi kuat itu.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Dahlan dikeluarkan dari Fatah pada bulan Juni lalu. Tak lama setelah itu, pasukan Otoritas Palestina menggerebek rumah Dahlan dan menangkap beberapa pengawalnya.

Keputusan Dewan Revolusi Fatah pada 12 Juni menetapkan Dahlan sebagai tersangka tindak kriminal, antara lain korupsi dan membuat pasukan milisi bersenjatanya sendiri untuk melakukan kudeta di Tepi Barat.

Dahlan menyangkal tuduhan-tuduhan itu lewat sebuah rekaman video di internet.

Muhammad Dahlan adalah mantan seorang tokoh terkemuka Fatah, yang dikenal dengan sikapnya yang sangat keras terhadap kelompok Hamas. Di tahun 1990-an ia menangkapi para aktivis Hamas dengan alasan kelompok perjuangan rakyat Palestina itu menolak mengakui Otoritas Palestina yang baru dibentuk.

Dahlan kehilangan muka, ketika Hamas berhasil mengalahkan Fatah dalam pemilihan umum Juni tahun 2007, yang mengharuskan Fatah keluar dari Jalur Gaza.

Agustus 2009, Dahlan yang dikenal sebagai politisi Palestina didikan Amerika Serikat itu, kembali ke kancah politik. Namun pada Desember 2010 keanggotaannya dalam komite Fatah ditangguhkan, seiring penyelidikan internal atas dugaan korupsi dan pembentukan milisi bersenjata.*

Keterangan foto: Dari kiri ke kanan: Haniyah, Abbas dan Dahlan di depan gambar mendiang Yasser Arafat.

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim Burj Khalifa Puasa Lebih Lama
Tulisan selanjutnya Lagu Iringi Revolusi Rakyat Arab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?