Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Abbas: Israel Harus Akui Negara Palestina

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 19 September 2011 20:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Palestina Mahmud Abbas, Senin (19/9) mendesak Zionis Israel untuk mengakui negara Palestina dan tidak “kehilangan kesempatan untuk perdamaian,” menjelang permintaan resmi bagi keanggotaan Palestina di PBB minggu ini.

Abbas menyerukan “pada rakyat Israel untuk mengakui negara Palestina, guna membuktikan terwujudnya solusi dua negara, dan tidak kehilangan kesempatan untuk perdamaian.”

Pemimpin Palestina menyampaikan komentar kepada wartawan saat tiba di New York, guna mempersiapkan permintaan formal kepada PBB dalam minggu ini untuk negara Palestina sebagai anggota penuh pada organisasi internasional tersebut.

Sejauh ini permintaan Palestina tersebut  ditentang keras oleh Zionis Israel, yang menuduh Palestina mencoba untuk menghindari negosiasi, dan juga penentangan oleh Washington, yang telah mengancam akan memveto upaya Palestina tersebut di Dewan Keamanan.

Palestina mengatakan bahwa dengan perundingan perselisihan yang terhenti akibat sengketa pembangunan pemukiman Israel, permintaan kepada PBB tersebut merupakan kesempatan terbaik mereka untuk mewujudkan  impian mereka hidup dalam suatu negara.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Abbas mengatakan, permintaan keanggotaan PBB tidak mengesampingkan kemungkinan perundingan baru, tetapi bahwa Palestina tidak akan melanjutkan pembicaraan tanpa membekukan kegiatan permukiman, serta kerangka yang jelas untuk diskusi yang ditentukan sebelumnya.

Presiden AS Barack Obama meluncurkan kembali pembicaraan perdamaian langsung antara Israel dan Palestina di Washington pada awal September 2010, yang merupakan pembicaraan pertama selama hampir dua tahun.

Tapi pembicaraan berhenti segera setelah dimulai ketika pembekuan sebagian pembangunan permukiman Israel berakhir dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak untuk memperbaharuinya.

Palestina mengatakan, mereka tidak akan bernegosiasi pada saat Zionis Israel membangun di atas tanah yang mereka inginkan untuk negara masa depan mereka, dan berpendapat tawaran untuk keanggotaan PBB akan memungkinkan mereka memiliki pijakan yang lebih sama dengan Israel dalam pembicaraan masa depan.

Permintaan keanggotaan Palestina akan meminta PBB mengakui negara mereka di garis yang ada sebelum Perang Enam Hari 1967, meliputi Gaza dan Tepi Barat, termasuk wilayah Arab di Al Quds (Jerusalem) timur dicaplok Zionis.*

Keterangan foto: Presiden Palestina Mahmud Abbas.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dunia Dukung Palestina Jadi Anggota PBB
Tulisan selanjutnya Anggota DPR: RUU JPH untuk Lindungi Konsumen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?