Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Zionis Tutup Jembatan Menuju Kompleks Al Aqsha

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 12 Desember 2011 18:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Zionis Israel hari Senin (12/12/2011) menutup jembatan menuju kompleks Al Haram Al Syarif, dengan alasan kondisinya tidak aman untuk dilewati, setelah upaya penghancurannya dibatalkan karena takut memicu kemarahan orang Arab, lansir Reuters.

Jembatan kayu itu dibangun oleh pemerintah Zionis pada tahun 2004, setelah badai dan gempa menghancurkan jembatan batu yang menghubungkan tembok sebelah barat kompleks Masjid Al Aqsha –diklaim Yahudi sebagai Tembok Ratapan– dengan lokasi berdirinya Masjid Al Aqsha dan Kubah Al Shakhrah.

Jembatan itu mulanya diperintahkan dihancurkan oleh PM Benjamin Netanyahu bulan lalu. Tapi, ditunda setelah mendapat saran dari para diplomat Israel dan pejabat kemananan, mengingat di kawasan Arab, terutama Mesir, masih terjadi gejolak aksi demonstrasi rakyat dan kebangkitan kelompok Islam.

Seorang jurubicara Kepolisian Israel mengatakan, jembatan ditutup setelah insinyur kota Yerusalem menyatakan tidak aman.

Jembatan kayu, pengganti struktur jembatan batu berusia ratusan tahun yang runtuh itu, biasanya dipakai para turis non-Muslim yang mengunjungi Al Haram Al Sharif lewat pintu gerbang dekat Tembok Ratapan, yang dikenal sebagai Gerbang Al Mughrabi. Sedangkan Muslim memasuki Haram Al Syarif lewat pintu gerbang lainnya.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Mufti Al Quds Syeikh Muhammad Hussein mengatakan, otoritas Islam setempat menolak penghancuran struktur jembatan yang ada dan pembangunan jembatan baru.

Media Israel melaporkan, pihak Zionis akan berkonsultasi dengan Raja Yordania, penjaga tempat-tempat-tempat suci Muslim di Yerusalem, untuk pembangunan jembatan baru di masa depan.

Sementara sebelumnya awal bulan lalu Al Arabiya melaporkan (03/11/2011) bahwa Yordania mengecam rencana penghancuran jembatan itu lewat Menteri Waqaf dan Urusan Islam Yordania Abdul Salam Abbadi.

“Yayasan Waqaf Yerusalem adalah pihak yang secara hukum berhak dan berwenang atas Al Haram Al Syarif. Israel tidak berhak untuk menutup jalan penghubung itu secara sepihak,” kata Abbadi dalam pernyataannya.

Abbadi menegaskan, tujuan Zionis Israel menghancurkan jembatan kayu yang menjadi akses ke kompleks Al Haram Al Syarif adalah bagian dari rencana Yahudi untuk menguasai tempat suci itu.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rumania Sangkal Keberadaan Penjara Rahasia CIA
Tulisan selanjutnya Gereja Ilegal Yasmin Diharap Sudah Dibongkar Sebelum Natal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira

Berita
21 Juli 2026 22:15
Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Terbaru

  • Jadi Kepala Biro Politik, Khalil Al-Hayya Umumkan 6 Prioritas Hamas
  • MNF 2026: Membela Palestina adalah Hak Kita!
  • MUI Siapkan RUU Pencegahan dan Penanggulangan LGBTQ, Akan Dibahas di KUII VIII 2026
  • Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?