Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Paus Benediktus XVI ‘Tidak’ untuk Pendeta Wanita

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 6 April 2012 18:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Paus Benediktus XVI menyelenggarakan misa Kamis Putih sebagai bagian dari ritual Katolik menjelang hari Minggu Paskah.

Dalam kotbahnya, Benediktus mengkritik sekelompok pemuka Katolik yang mendukung pentahbisan pendeta wanita.

“Gereja tidak menerima wewenang dari Tuhan untuk mengukuhkan pendeta wanita,” kata Benediktus, meniru ucapan pendahulunya Paus Paulus II, sebagaimana dikutip Euronews (06/04/2012).

Kamis Putih adalah hari di mana Yesus menikmati makan malam terakhir bersama para muridnya, yang dikenal sebagai Jamuan Agung, sebelum akhirnya ia disalib pada hari Jumat Agung.

Dilansir dari BBC, Paus mengatakan dia dapat memahami kepedulian para pastor pembangkang tersebut terhadap gereja serta keinginan mereka untuk melakukan perubahan secara drastis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tetapi apakah cara-cara pembangkangan atas ajaran Katolik ini benar-benar merupakan jalan keluarnya?” Kata Benediktus dalam nada bertanya di hadapan jemaat Katolik yang berkumpul di Santa Petrus Basilika.

Dalam bagian lain pidatonya, Paus Benediktus XVI menuduh sikap dan tindakan kelompok pastor pembangkang ini dilatarbeakangi “dorongan sikap putus untuk mengubah gereja sesuai pilihan dan ide mereka sendiri”.

Paus menambahkan bahwa apa yang diutarakannya terkait pembangkangan sekelompok pastor di Austria bukanlah opininya pribadi, tetapi merupakan ajaran gereja.

“Saya tidak berteori dan mengutarakan sikap saya pribadi, tapi ini adalah keyakinan gereja,” katanya.

Sekitar 15% dari 2.000 pastor gereja Katolik di Austria menandatangani semacam mosi untuk mengabaikan perintah otoritas tertinggi gereja Katolik, pada Juni tahun lalu.

Dalam berbagai aktivitasnya, kelompok pastor Katolik ini menyerukan pentingnya “reformasi secara berkelanjutan terhadap ajaran Katolik” serta “tidak melarang kaum perempuan menjadi pastor serta membolehkan pastor menikah”.

Sementara itu, di Gereja Makam Agung (Holy Sepulchre) di Al Quds (Yerusalem) jemaat berkumpul untuk merayakan penyaliban Yesus. Tempat tersebut diyakini sebagai makam Yesus dan menjadi tempat paling sakral bagi umat Kristen.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al Hashimi akan Kembali ke Iraq
Tulisan selanjutnya Penghematan Yunani Bikin Warganya Bunuh Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?