Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Lindungi Wanita, Abbas Bentuk Panitia Hukum

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Agustus 2012 23:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas membentuk sebuah komite untuk mengkaji hukum guna melindungi perempuan dari tindak kekerasan, menyusul naiknya angka kekerasan terhadap wanita di Tepi Barat.

Dilansir Maan (9/8/2012), tugas utama panitia itu adalah mempelajari aspek hukum guna mengamandemen undang-undang agar dapat melindungi wanita dari tindak kekerasan dan diskriminasi, lapor kantor berita OP Wafa.

Duduk dalam kepanitian itu adalah penasehat hukum Abbas yang juga menteri kehakiman, Ali Muhanna, serta Ketua Dewan Hukum Tertinggi Farid Al Jallad. Yang berperan sebagai penasehat.

Ashraf Abu Hayya dari Pusat Wanita untuk Hukum dan Konseling pada hari Selasa kemarin, empat orang wanita telah dibunuh dalam kurun waktu 10 hari terakhir.

Dalam kasus pembunuhan itu, diketahui sebelumnya terjadi tindak kekerasan terhadap para wanita yang menjadi korban, seperti pemukulan.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Farid Al Atrash, direktur Komisi Independen untuk HAM di Tepi Barat menyambut baik kebijakan Abbas tersebut, dengan mengatakan keputusan itu merupakan langkah positif dalam rangka memberika perlindungan hukum pada wanita.

Namun inisiatif Abbas tersebut tidak serta-merta membahagiakan kelompok pendukung kepentingan wanita.

Menurut Khawla Al Azraq anggota sekretariat General Union of Palestinian Women, mandat yang diberikan kepada komite itu untuk mengamandemen undang-undang tidak cukup.

“Kita memerlukan undang-undang baru,” katanya, serya menambahakan bahwa organisasinya telah membuat rancangan undang-undang perlindungan wanita.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migratepalestinawanita
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FSA: Keluar Shalahuddin Bagian dari Taktik
Tulisan selanjutnya Pemberontak Libya Serahkan Kekuasaan ke Parlemen Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

Berita
19 Oktober 2026 12:54
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?