Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kabar Terbaru, Banyak Serdadu Zionis-Israel Depresi dan Bunuh Diri

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 November 2012 08:29
Bagikan
Tentara IDF
Bagikan

Hidayatulalah.com–Bunuh diri menjadi penyebab utama kematian di kalangan pasukan ‘Israel’. Mengutip data dari divisi rehabilitasi militer ‘Israel’, harian Ibrani, Maariv melaporkan, pada 2003 jumlah serdadu ‘Israel’ yang bunuh diri meningkat lebih tinggi dibandingkan mereka yang tewas dalam serangan militer di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Disebutkan, total terdapat 43 serdadu Zionis yang menghabisi nyawanya, naik dari angka tahun sebelumnya yang tercatat 30 orang. Data ini menunjukkan adanya kenaikan 30% dari angka bunuh diri pada 2002 yang mencapai 31 serdadu.

Pada tahun 2003, selama puncak Intifada ke dua, 43 tentara Zionis dilaporkan tewas karena bunuh diri dan ini menjadi menjadi penyebab utama kematian di kalangan serdadu. Sementara pada enam bulan pertama tahun 2004, sebanyak 15 serdadu ‘Israel’ dilaporkan bunuh diri.

Kementerian Pertahanan sendiri menolak berkomentar karena merasa malu atas laporan itu. Juru bicara kementerian hanya mengatakan bahwa ia tidak mengetahui masalah itu dan pihaknya tidak ada hubungannya dengan aksi bunuh diri tersebut.

Militer ‘Israel’ juga menyangkal bahwa aksi bunuh diri itu ada hubungannya dengan tindakan-tindakan jahat  ‘Israel’ di wilayah jajahannya.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Sumber militer mengatakan alasan-alasan, seperti krisis emosional, penganiayaan dan intimidasi oleh atasan, serta depresi psikologis sebagai penyebab bunuh diri. Namun yang secara lebih luas diyakini adalah para tentara ini merasa trauma atas kejahatannya di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang kemudian berujung pada bunuh diri.

Aktivis perdamaian ‘Israel’ mengatakan kepada Aljazeera.net bahwa ia meyakini kalau kebanyakan serdadu yang bunuh diri tidak bisa hidup dengan menanggung beban yang mengerikan atas perilaku mereka di wilayah Palestina.

Pada 2008, seorang polisi perbatasan ‘Israel’ bunuh diri di depan Perdana Menteri Perancis kala itu, Nicholas Sarkozy. Pada 2007-2009, sempat terjadi penurunan jumlah kasus bunuh diri. Namun jumlahnya kembali naik setelah 2009. Pada semester pertama 2010, 19 serdadu dilaporkan bunuh diri sedangkan pada tahun 2009, statistik mencatat terdapat 21 tentara bunuh diri.

Pada 2010 itu, dua tentara ‘Israel’ dilaporkan bunuh diri di Daliat el Carmel. Tentara pertama, Ashraf Meriyah, 18, ditemukan tewas karena tembakan di kepala di rumahnya setelah fajar. Saat Louis Nasser a Din, 21, mengetahui temannya bunuh diri di wilayah militer Haifa, ia juga bunuh diri dengan menembak kepalanya.

Pasukan Pertahanan ‘Israel’ (IDF) sempat membuat program khusus untuk membantu para komandan mengenali tekanan psikologis di kalangan tentara akibat tingginya angka bunuh diri. Sebagai bagian dari program ini, IDF memutuskan untuk mengurangi jumlah tentara yang membawa senjata saat pulang.

Menurut IDF, kasus bunuh diri ini tidak ada hubungannya dengan pelayanan kemiliteran mereka. Dan IDF mengkaji apakah ada kelalaian dari sisi komandan sebagai pemicu bunuh diri. Pada 2008, situs Ynet melaporkan, untuk pertama kalinya, dua petugas dihukum karena dianggap gagal mencegah seorang prajurit yang bunuh diri akibat tekanan psikologis. Dalam kasus yang sama, seorang petugas kesehatan mental diadili dalam sidang disiplin karena gagal membantu tentara.

Pada 2011 dilaporkan, seorang pendiri kelompok antimiliterisasi ‘Israel’, New Profile, Ruth Hiller mengatakan bahwa sekitar 50% serdadu ‘Israel’ yang dikubur di pemakaman militer tewas karena bunuh diri, kecelakaan atau dibunuh. Pada tahun 1989, Departemen Militer ‘Israel’ mengatakan rata-rata angka bunuh diri setiap tahunnya mencapai 35 orang.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Majelis Umum PBB Mungkin akan Naikkan Status Palestina
Tulisan selanjutnya Standford: Muslim Prancis Menghadapi Diskriminasi Kerja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Terbaru

  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?