Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Secara Teknis Bangkrut Malaysia Airlines Pangkas Ribuan Pekerja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Juni 2015 19:58 7:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Juni 2015 19:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Malaysia Airlines “secara teknis bangkrut” tetapi bisa balik modal pada 2018 setelah mengurangi pegawainya, menjual kelebihan pesawat dan terbang dengan rute yang lebih sedikit, begitu kata CEO-nya yang baru asal Jerman.

Christoph Mueller mengatakan hal itu hari Senin (1/6/2015) ketika memaparkan rencananya guna menstabilkan kondisi perusahaan penerbangan yang sedang kesulitan tersebut, termasuk pemangkasan 6.000 karyawan.

“Kami secara teknis bangkrut dan penurunan performa dimulai jauh sebelum peristiwa-peristiwa tragis tahun 2014,” kata Mueller merujuk dua kecelakaan maut yang menimpa penerbangannya tahun lalu.

Mulai hari Senin Malaysia Airlines di bawah Mueller mengambil langkah besar dengan mengirimkan surat kepada seluruh pekerjanya yang berjumlah kira-kira 20.000 orang, diikuti dengan kontrak baru yang ditawarkan kepada 14.000 orang di antara mereka.

Tindakan itu diperkirakan akan memangkas 6.000 pekerja.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mueller mengatakan Malaysia Airlines berencana untuk “menemukan kembali jati dirinya” dimulai sejak 1 September mendatang dengan imej baru yang belum diungkapkan, yang diharapkan akan menghapus stigma sebagai maskapai yang banyak diliputi bencana.

Mueller mengatakan dia berencana untuk “menghentikan pendarahan” yang dialami Malaysia Airlines pada tahun 2015 ini, menstabilkan bisnisnya tahun depan dan mulai tumbuh kembali di tahun 2017.

Disamping memangkas jumlah pegawai, Malaysia Airlines juga akan menghapus jalur penerbangan jarak jauh yang kurang menguntungkan. Tetapi Mueller mengatakan rencana-rencananya bisa berubah dengan alasan kompetitif.

Mueller, 52, sebelumnya pernah menangani masakapai Irlandia Aer Lingus dan maskapai Belgia Sabena, yang memberikannya julukan “Terminator” dengan kebijakan pemangkasan pegawainya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ribuan Orang Memprotes Aborsi di Warsawa
Tulisan selanjutnya Demi Kesetaraan Gender, Swedia Tambah Cuti Melahirkan untuk Ayah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Berita
7 September 2026 13:22
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’
Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Terbaru

  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?