Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tunisia Kerahkan 1.000 Polisi Bersenjata di Tempat Wisata

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Juni 2015 00:04 12:04 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Juni 2015 00:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tunisia hari Ahad (28/6/2015) mengatakan bahwa pemerintah akan mengerahkan polisi bersenjata di tempat-tempat tujuan wisata, menyusul serangan bersenjata yang menewaskan 38 orang di daerah pantai El-Kantaoui.

Dewan Keamanan Nasional melakukan pertemuan di ibukota Tunis guna membahas tindakan apa yang harus diambil menyusul serangan hari Jumat itu, yang merenggut nyawa sedikitnya 15 warga Inggris.

Kementerian Pariwisata mengkonfirmasi rencana mengerahkan 1.000 petugas keamanan bersenjata mulai 1 Juli besok guna memperkuat polisi wisata Tunisia, yang juga akan dibekali senjata untuk pertama kalinya, lapor AFP.

Petugas keamanan bersenjata itu akan diturunkan di “dalam dan luar” hotel-hotel, di pantai-pantai, serta tempat wisata dan situs arkeologi, kata kementerian dalam pernyataannya.

Dalam pernyataan terpisah usai pertemuan Dewan Keamanan Nasional, Presiden Beji Caid Essebsi menekankan perlunya “kewaspadaan yang lebih” dan meninta pemerintah mempertimbangkan untuk “mengambil tindakan tidak biasa” guna menghadapi ancaman-ancaman di masa mendatang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pihak berwenang sebelumnya telah menutup 80 masjid yang dituding memicu ekstrimisme.

Serangan hari Jumat itu diklaim dilakukan oleh ISIS/ISIL. Serangan tersebut terjadi 3 bulan setelah serangan atas Museum Nasional Bardo di Tunis yang menewaskan 21 pelancong dan seorang polisi. Serangan di museum itu juga diklaim oleh ISIS/ISIL.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mantan Anggota Parlemen Inggris akan Disidang Sebagai Pedofil
Tulisan selanjutnya Jaksa Mesir Hisham Barakat Meninggal Dunia akibat Serangan Bom

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ketahanan Keluarga Harus Dibangun dengan Akidah, Syariat, dan Akhlak

Berita
15 September 2026 20:30
Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad

Terbaru

  • Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
  • Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT
  • 87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah
  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
  • Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina
  • Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah
  • Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI
  • Texas Sahkan Kurikulum Sejarah Anti-Muslim, Kaitkan Islam dengan Perang dan Perbudakan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?