Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelompok Perlawanan Kashmir Menolak Dianggap Bergabung dengan ISIL

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Januari 2016 14:33 2:33 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Januari 2016 14:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menyusul pernyataan baru-baru ini oleh ISIL yang menyatakan bahwa kelompok perlawanan India yang menguasai Jammu Kashmir telah memberi kesetiaan mereka pada ISIS/ISIL, pemimpin pro-kemerdekaan Kashmir menyangkal pernyataan itu.

Sebelumnya pada minggu ini, di majalah online “Dabiq”, ISIL mengklaim bahwa milisi perlawanan pemerintah di Jammu Kashmir telah “menyatakan kesetiaan” pada kelompok ISIL dalam pertempuran mereka melawan “penyembah sapi Hindu”.

Hafiz Saeed yang mereka sebut “Penguasa Khurasan” membuat pernyataan di dalam sebuah wawancara dengan majalah tersebut. (Menurut ISIL, wilayah Khurasan termasuk Afghanistan, Pakistan dan Turkmenistan saat ini dan meluas ke bagian India dan China.)

Merespon klaim tersebut, pemimpin terkemuka pro-kemerdekaan Syed Ali Shah Geelani mengatakan tidak ada kelompok ISIL di Jammu Kashmir, dia menambahkan, “hanya menjadi alat bagi India; mereka akan mencoba segala upaya untuk memperburuk citra perjuangan rakyat Khasmir yang adil dan sungguh-sungguh,” ujarnya dikutip Worldbulletin baru-baru ini.

Geelani mempertanyakan apa motif ISIL dalam membuat klaim sepeti itu. Dia menambahkan bahwa, jika tujuan organisasi tersebut seperti yang mereka klaim sebelumnya, maka seharusnya “prioritas pertama mereka (ISIS) yang paling utama adalah pembebasan Masjid Al-Aqsa dari penjajahan Israel”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Geelani juga menunjuk bahwa India telah mencoba menduduki paksa Jammu Kashmir selama tujuh dekade terakhir, sementara ketika itu ISIL masih “berumur dua atau tiga tahun”.

Sementara itu telah terjadi insiden di Jammu Kashmir, dimana terlihat para pengunjuk rasa mengibarkan bendera ISIS/ISIL, kepolisian India mengatakan pada Desember bahwa mereka sama sekali tidak menemukan jejak kehadiran ISIS/ISIL di wilayah tersebut.

“Setiap kasus [pengibaran bendera ISIS] sedang diselidiki; kami tidak menemukan ideologi seperti itu dimanapun,” kata K Rajendra, Direktur Jenderal Kepolisian India di Jammu Kashmir.

Pejabat senior kepolisian mengatakan pada Anadolu Agency (AA) bahwa bendera ISIS kadangkala digunakan oleh para pemuda yang berunjuk rasa untuk menarik perhatian media.

“Mereka sadar bahwa apa yang mengganggu media dan analis India — lebih dari bendera Pakistan — adalah bendera ISIS [ISIL]; hal ini akan menempatkan mereka di halaman depan koran-koran,” seorang pejabat senior kepolisian mengatakan pada Anadolu Agency.

Kashmir, wilayah Himalaya yang mayoritas Muslim, sebagian dikuasai India dan sebagian lainnya dikuasai Pakistan. Mereka saling mengklaim penguasaan dari Kashmir. Sedangkan sebagian kecil dikuasai oleh China.

Pakistan dan India telah berperang tiga kali — pada 1948, 1965 dan 1971 — sejak pembagian terakhir pada 1947. Dua dari konflik tersebut terjadi di Kashmir. Sejak 1989, kelompok perlawanan Kashmir di Jammu Kashmir telah berperang dengan pemerintah India dalam kemerdekaannya atau agar dapat bersatu dengan Pakistan.

Sejauh ini lebih dari 70.000 penduduk Kashmir telah terbunuh dalam konflik, kebanyakan dari mereka terbunuh oleh tentara India. Saat ini India telah menempatkan hampir setengah juta tentaranya di Jammu Kashmir.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ISIS. ISILJammuKashmir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Petisi Dukung Menristek Larang LGBT Hilang dari Change.org
Tulisan selanjutnya Tak Mampu Bersaing, Ford Angkat Kaki dari Jepang dan Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina

Berita
17 September 2026 16:30
Maroko dan Zionis ‘Israel’ Sepakat untuk Buka Kedubes di Masing-Masing Negara
Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
Peringatan Hari Kematian Mahsa Amini Pertokoan Tutup, Pasukan Keamanan Iran Bersiaga
Al-Azhar Kecam Serangan ke Arab Saudi, Minta Semua Pihak Tahan Diri

Terbaru

  • Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS
  • Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
  • MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
  • Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi
  • Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
  • Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT
  • 87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah
  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?