Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelompok Kurdi Suriah PYD Tidak Bermaksud Mendirikan Negara Merdeka

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Februari 2016 13:13 1:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Februari 2016 13:13
Bagikan
Pasukan YPG
Bagikan

Hidayatullah.com—Kelompok-kelompok bersenjata Kurdi yang saat ini berperang di Suriah tidak ingin mendirikan sebuah negara Kurdi merdeka di dekat perbatasan Turki, demikian menurut pimpinan Partai Uni Demokrat (PYD) Saleh Muslim.

Berbicara kepada kantor berita Jerman DPA, hari Selasa (23/2/2016), Muslim mengatakan orang-orang Kurdi di Suriah tidak bermimpi untuk mendirikan sebuah negara Kurdi merdeka di kawasan itu dan mereka hanya ingin mendapatkan hak-hak konstitusional.

“Kami [PYD] tidak menginginkan sebuah negara Kurdi merdeka bersebelahan dengan Turki,” kata Muslim seperti dikutip Today’s Zaman, seraya menambahkan bahwa negara Turki mengalami “Kurdiphobic” (perasaan takut berlebihan terhadap suku Kurdi).

Muslim menambahkan bahwa desakan Turki agar membuat zona aman di dalam wilayah Suriah merupakan ancaman langsung terhadap kedaulatan negara itu. Menurutnya, orang-orang Kurdi, dan juga orang-orang Arab serta Turkmen yang tinggal di daerah itu menolak ide Ankara tersebut.

PYD dan sayap militernya YPG (Unit Perlindungan Rakyat) belakangan muncul menjadi salah satu kekuatan bersenjata di Suriah yang menonjol dalam perang melawan kelompok ISIS.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Turki menganggap PYD adalah organisasi teroris kepanjangan tangan dari PKK (Partai Pekerja Kurdi), kelompok yang dinyatakan terlarang di Turki. PKK melakukan serangan terhadap pasukan keamanan Turki sejak menuntut berdirinya sebuah negara Kurdi di bagian tenggara wilayah Turki. PKK dinyatakan sebagai kelompok teroris oleh Turki, Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Muslim juga mengatakan pemerintah Turki berusaha menyeret Arab Saudi ke dalam konflik di Suriah. Namun, menurutnya negara Arab kaya minyak itu “terlalu cerdas” untuk mau terlibat dalam konflik bersenjata di kawasan itu bersama Turki.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ormas-ormas Islam Yogyakarta Gelar Aksi Tolak LGBT
Tulisan selanjutnya JK Jamu Makan Malam Syeikh Al Azhar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

Berita
8 September 2026 23:19
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Terbaru

  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?