Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Rabbi Yahudi Bolehkan Racuni Sumur Warga Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Juni 2016 07:49 7:49 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Juni 2016 07:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kantor Urusan Pertahanan Tanah di Ramalah  memperingatkan bahaya dan konsekuensi dari pernyataan Rabi Yahudi  yang membolehkan para pemukim ilegal meracuni air yang mengalir di kota-kota di tepi Barat.

Dalam laporan mingguan, kantor pada hari Sabtu menunjuk penasehat pendapat oleh Rabbi Shlomo Mlmad, Ketua disebut Dewan dari para Rabbi di permukiman tepi Barat, sebagaimana diungkapkan oleh organisasi Israel ‘Break the Silence’.

Yehuda Shaul, istirahat organisasi keheningan, mengatakan bahwa tujuan di balik keracunan air di tepi Barat adalah mendorong Palestina harus meninggalkan kota-kota dan kota-kota untuk membuka jalan bagi pendatang yang berharap untuk mengambil mereka atas tanah mereka.

Dalam laporan mingguan, Kantor Urusan Pertanahan dari PLO dikutip Palinfo menunjuk pernyataan Rabbi Shlomo Mlmad, Ketua Dewan para Rabbi di permukiman tepi Barat, yang diungkapkan oleh organisasi Israel ‘Break the Silence‘. Yehuda Shaul, dari ‘Break the Silence’ mengatakan tujuan di balik meracuni air di tepi Barat agar mendorong warga Palestina meninggalkan kota-kota dan kota-kota untuk membuka jalan bagi pendatang dan bisa mengambil tanah mereka.

Sebagaimana diketahui, wilayah Tepi Barat kini sudah hampir dikangkangi oleh Israel sejak 1967. Zionis-Israel berusaha menguasai potensi sumber daya alam untuk kepentingan warga Israel di sana. Sementara untuk warga Palestina dibuat gigit jari.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Menurut hukum internasional,  Tepi Barat dan Al-Quds Timur adalah wilayah yang diduduki penjajah Israel dan menganggap semua pembangunan permukiman Yahudi di tanah yang tidak sah.

Setidaknya 500.000 pemukim Yahudi saat ini tinggal di lebih dari 100 permukiman ilegal hanya bagi pemukim Yahudi yang dibangun sejak Israel menduduki Tepi Barat dan Al-Quds Timur pada 1967.

Selama Ramadhan ini, penjajah Israel melalui perusahaan air negara milik mereka sudah memangkas dan menghentikan pasokan air ke beberapa wilayah di Tepi Barat, Palestina. Padahal Bulan Ramadhan ini jatuh di musim panas.

Gulf News, hari Rabu (15/06/2016) lalu memuat perusahaan air Zionis-Israel, Mekorot, yang menghentikan aliran ke beberapa daerah Tepi Barat demi mengalihkannya ke beberapa koloni Israel di permukiman Yahudi.

Di antara yang dipangkas pasokan airnya adalah wilayah Jenin, beberapa desa di Nablus, kota Salfit dan daerah sekitarnya. Padahal di bulan Ramadan dan musim kemarau kali ini, air sangat dibutuhkan oleh puluhan ribu warga Palestina.

Wali Kota Jenin Ragheb Al Haj Hassan, mengatakan pemangkasan pasokan ke wilayahnya dilakukan Mekorot tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Dilaporkan Palestine Information Centre (PIC), seorang pemuda Palestina Muhsin Baharat yang tinggal di Sahal Baqiah bahkan dilaporkan telah dikejar pihak penjejah Israel. Penjajah juga menyita traktor dan kendaraan pengangkut air yang bertujuan menekan warga Palestina agar meninggalkan kampung halaman dan ladang mereka. Di wilayah yang menjadi target Israel ini, warga dilarang membangun apapun, termasuk sarana dan fasilitas saluran air.

Bahkan belakangan, Israel menghancurkan sebuah penampungan air pada hari ke 8 Ramadhan kemarin di wilayah Lembah Malih.

Sampai hari ini Israel telah menghentikan 97 proyek air di seluruh wilayah Tepi Barat dengan alasan berada di wilayah zona C. Padahal, menurut organisasi HAM Israel BeTeslem, bahwa air yang dikonsumsi 1 warga Palestina di Tepi barat setiap harinya untuk kebutuhan rumah tangga sama dengan seperempat dari kebutuhan 1 warga Israel.

Prosentasi air yang digunakan oleh warga Palestina dari air tanah kurang dari 15%. Sementara warga menggunakannya lebih dari 85% dari air tanah di Tepi Barat. Israel juga menguasai lebih banyak air yang diperbarui yang mencapai 750 juta kubik pertahun selain mereka menguasai air sungai Yordania, Tiberias dan air laut mati.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:palestinapasokan airrabbi yahudiTepi BaratZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Membatasi Kebutuhan Kita terhadap Dunia (2)
Tulisan selanjutnya KNRP Kirimkan Mosi Tidak Percaya Proses EDP KPI Kepada DPR

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Berita
31 Agustus 2026 21:23
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?