Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Jadikan Covid-19 Momentum untuk Dekat Kepada Allah

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 27 April 2020 10:18 10:18 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 27 April 2020 09:54
Bagikan
Bagikan

Oleh: Nurhayati

 

Hidayatullah.com | Salah satu sifat dunia adalah penuh dengan ujian, musibah, bahkan wabah. Allah yang Maha Berkehendak melakukan apa yang dikehendaki-Nya, menyapa dan menimpa siapa saja, dimana dan kapan saja. Oleh karena itu, kita diperintahkan untuk beriman dan bertaqwa kepada-Nya.

Seperti kita ketahui sekarang, karena sebuah wabah, tidak sedikit orang kehilangan pendapatan dan mata pencaharian. Berdasarkan data Kementrian Ketenagakerjaan per 20 April 2020 tercatat sekitar 1.2 juta pekerja terkena PHK.

Namun sebagai agama paripurna, Islam selalu memberikan jalan keluar lengkap dengan langkah-langkah yang harus ditempuh. Terlebih di tengah bulan suci Ramdhan seperti sekarang, kita juga dituntut untuk melakukan ibadah yang lebih serius lagi. Mari manfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Baca Juga

Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja

Mari kita perlu evaluasi diri, muhasabah diri, betapa selama ini merasa hidup aman, tenteram, karena kenikmatan itu seringkali kita lalai hingga terkadang lupa kepada Allah. Sholat kurang serius, baca Quran apalagi. Jadi, bukankah lebih baik jika mendekatkan diri kepada Allah di bulan ibadah ini?

Sebab, kalau kita cermati di dalam Alquran, tidak jauh dari ayat yang isinya perintah berpuasa itu diturunkan, ada salah satu ayat yang menarik perhatian, yang tentu saja itu penting untuk diamalkan, yakni perihal keberadaan Allah yang ternyata dekat dengan kehidupan kita.

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah [2]: 186).

Ibnu Taimiyah rahimahullah dalam Majmu’ Fatawa berkata, “Kedekatan yang dimaksud dalam ayat ini adalah kedekatan Allah pada orang yang berdoa (kedekatan yang sifatnya khusus).”

Berarti, saat diri ditimpa masalah, kesulitan, dan kesusahan, lantas berdoa, sudah barang tentu Allah mendengar dan menyimak dengan baik permohonan mereka yang berdoa.

Dekat dalam pengertian yang paling nyata dalam kehidupan sehari-hari manusia yang beriman berarti mengetahui semua hal yang dilakukan, bahkan isi hati kita sendiri. Lantas, mengapa kita tidak memilih berdoa?

Mengapa harus banyak waktu terbuang untuk bertanya, kenapa, mengapa, andai, dan seterusnya yang justru menguras emosi dan tidak mengarah pada jawaban yang jelas memberikan jalan keluar?

Inilah saat kita hidup penuh waspada, karena ketika hati kita sudah yakin dan percaya bahwa Allah dekat dengan kita maka rasa seperti itu tidak ada di hati kita. Justru perasaan tenang yang akan meliputi keseluruhannya.

Dalam keadaan seperti sekarang ini, sebagian besar kaum muslimin terkena dampak dari virus yang menyerang. Sebut saja seperti kehilangan pekerjaan dan tempat tinggal akibat tidak sanggup membayar uang kontrakan, setiap manusia memiliki porsi ujian yang berbeda beda.

Tapi, jika kita percaya dan yakin atas dekatnya Allah, ujian sekecil apapun bahkan sebesar apapun justru terasa nikmat dan menjadi peluang untuk terus beribadah kepada-Nya.

Bahkan terhadap dampak terberatnya pun seperti ditinggal salah satu keluarga akibat terserang virus tersebut, tidak akan terasa berat dan menyakitkan justru menjadikan pribadi semakin yakin dan percaya bahwa Allah dekat dan mempunyai rencana yang lebih indah di balik ujian tersebut.

Jangan ragu ketika ditimpa masalah sebesar apapun, bermunjatlah kepada Allah, banyak cara dan jalan untuk dekat kepada Allah.

Dalam ulasan taushiyah yang pernah disampaikan oleh Allahuyarham Ustadz Abdullah Said, “Shalat itu cara kita untuk menyampaikan proposal kita kepada Allah.”

Artinya, kalau ada soal, masalah, problem, dan kesulitan, sholatlah, berdoa kepada Allah. Jangan mengeluh kesana-kemari. Karena tak ada jalan keluar yang tepat melainkan dengan memohon hanya kepada-Nya.

Mari kita mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah-ibadah selama Ramadahn, nikmati ibadah kita dengan di rumah aja, InsyaAllah ada jalan untuk kesembuhan bumi kita semua. Asal yakin dan terus memohon kepada Allah.*

 

Mahasiswi STIS Hidayatullah

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hukum Suntik dan Mandi Menyelam Ketika Puasa
Tulisan selanjutnya Gereja-Gereja Besar di Korsel Mulai Dibuka Kembali Jemaat Wajib Pakai Masker

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Berita
28 Agustus 2026 12:20
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Problem Pendidikan Islam

28 Desember 2022 11:20
Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?