Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Ozil Peduli Uighur, Mengapa Kita Tidak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Desember 2019 10:10 10:10 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Desember 2019 10:10
Bagikan
Bagikan

ISU Uighur di tanah air memang sempat menjadi headline di beragam media namun kemudian hilang entah kemana. Hari-hari ini Uighur kembali mewarnai banyak headline media bahkan seorang Mesut Ozil (Oezil), bintang sepakbola Arsenal asal Turki yang berdomisili di Jerman itu pun ikut melantangkan suara tentang Uighur.

Pada Jumat (13/12/2019), Ozil mengunggah pernyataan sikap dan doanya untuk Muslim Uighur yang dinilainya tertindas di Xinjiang, China.

Pemain yang pernah meraih juara gelar dunia bersama Tim panser Jerman itu menulis dalam akun twitternya @MesutOzil1088.

Oh Turkistan Timur!

Umat yang terluka berdarah. Komunitas pejuang yang menolak penindasan. Orang-orang beriman yang berjuang sendiri melawan mereka yang memaksa keluar dari Islam. Al Quran dibakar, masjid-masjid ditutup, sekolah madrasah dilarang, para sarjana Muslim dibunuh satu per satu.

Baca Juga

Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja
Problem Pendidikan Islam

Saudara-saudaraku dipaksa masuk ke dalam kamp. Pria China dimasukkan ke dalam keluarga (Uighur). Saudari-saudariku dipaksa menikah dengan pria-pria China.

Namun, umat Muhammad hanya diam, tidak menyatakan keberatan apa pun. Umat muslim lain tidak mendukung. Tidakkah mereka tahu bahwa membiarkan penindasan adalah bentuk dari penindasan itu sendiri? Betapa indahnya kalimat Hadrah Ali: “Jika kamu tidak bisa mencegah penindasan, maka publikasikanlah penindasan itu!”

Saat peristiwa ini (penindasan ethis Uighur) menjadi agenda bahkan di media Barat selama beberapa pekan dan bulan, di mana suara negara-negara Muslim dan media mereka?

Tidakkah mereka tahu bahwa bersikap netral saat penindasan terjadi adalah penghinaan? Tidakkah mereka tahu bahwa saudara-saudari kita (Uighur) akan mengingat kesedihan ini beberapa tahun kemudian sebagai bukan dari akibat tirani, tetapi akibat sikap diam kita, saudara Muslim mereka?

Ya Allah, tolonglah saudara-saudariku di Turkistan Timur.

Tak diragukan, Allah adalah sebaik-baiknya perencana.

-Mesut Oezil

Baca: Bintang Arsenal Ozil: Mengecam Kebisuan Dunia Muslim atas Penindasan China terhadap Uighur

Kepedulian Mesut Ozil ini seakan menampar kita semua di dalam negeri ini yang konon dikenal sebagai negara Muslim terbesar di dunia namun seakan-akan diam seribu bahasa terhadap masalah penindasan yang dialami oleh Muslim Uighur. Ini saatnya umat Islam Indonesia bangun, bangkit mengerahkan tenaga untuk bisa membela saudara-saudara Uighur.

Sesungguhnya umat Islam satu dengan umat Islam lainnya ibarat satu tubuh atau satu bangunan, kata Nabi. Sudah semestinya saling membantu dan saling melindungi. Karena setiap Muslim hakikatnya adalah bersuadara.

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara.” (QS. Al Hujurat [49]: 10).

Oleh karena itu Allah sangat suka kepada Muslim yang mau membina persahabatan, persaudaraan dan persatuan layaknya bangunan yang kokoh, lebih-lebih dalam upaya membela agama Allah (QS. 61: 4).

Apabila hal itu terwujud, maka jaminan Allah akan menyertai kehidupan umat Islam. Rasul bersabda, “Allah akan terus menolong seorang hamba selama hamba itu senantiasa menolong saudaranya.” (HR. Bukhari).

Dengan demikian mari satukan tekad bergandengan tangan untuk segera turun membantu saudara-saudara kita di Uighur. Sebuah media internasional telah melakukan sebuah liputan atas izin pemerintah China sendiri untuk memasuki kamp yang disebut sebagai markas deradikalisasi di China di mana semua penghuninya adalah Muslim Uighur.

Ditemukan bahwa para penghuni kamp memang bergembira dan menyanyi serta menari. Akan tetapi semua itu tampak terlihat sebagai sebuah hal yang tidak natural, sehingga masih belum bisa dipastikan bahwa China betul-betul tidak melakukan penindasan dan penganiayaan terhadap Muslim Uighur.

Anggota DPR RI Komisi 1 juga melalui sebuah acara televisi mengungkapkan bahwa mantan penghuni kamp yang bisa lepas dari China menceritakan bahwa kondisi mereka sangat buruk, hak-hak asasi manusia mereka dalam banyak hal dirampas. Semua ini menunjukkan bahwa isu Uighur bukanlah isapan jempol. Terlebih belakangan di media elektronik juga santer dikabarkan perihal upaya China membungkam kelompok umat Islam dengan memberikan sejumlah dana.

Baca: Anwar Abbas: MUI dan Muhammadiyah Takkan Berhenti Menentang Kezaliman Terhadap Uighur

Seperti inilah kondisi umat Islam secara keseluruhan, satu sisi dipersekusi dengan isu radikalisme, terorisme, dan fundamentalisme. Di sisi lain umat Islam dibantai, ditutup-tutupi penderitaannya, dan diskenariokan agar satu sama lain tidak saling peduli, sehingga umat Islam tidak merasakan luka atas duka yang dialami Muslim lainnya.

Akan tetapi pilihan terbaik yang harus kita lakukan adalah turun tangan, membantu, dan menolong mereka. Jika tidak boleh jadi kita akan hidup aman sementara ini, tetapi tidak untuk selanjutnya bahkan dalam kehidupan yang abadi yakni akhirat.

Rasulullah mengecam umat Islam yang tidak peduli nasib saudara seiman.
من لا يهتم بأمر المسلمين فليس منهم
“Barangsiapa yang tidak peduli urusan kaum Muslimin, Maka Dia bukan golonganku.” (Al-Hadits).*

Imam Nawawi | Aktivis Pemuda

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ArsenalchinaMesut ÖzilMuslim UighurOezilsepakbolaTurkistanuighurxinjiang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bintang Arsenal Ozil: Mengecam Kebisuan Dunia Muslim atas Penindasan China terhadap Uighur
Tulisan selanjutnya Mirip Xinjiang, Pemerintah Tajik Lakukan ‘Cuci-Otak’ Siswa Madrasah di Sekolah-Sekolah Tertutup [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Ekonomi SyariahMimbarTsaqafah

Cintai Bumi Melalui Investasi Green Sukuk Ritel

2 Desember 2022 08:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?