Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Wapres JK: KTT D-8 ke-9 Dorong Peningkatan Kerja Sama Ekonomi

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 20 Oktober 2017 18:52 6:52 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 21 Oktober 2017 05:00
Bagikan
Wapres Jusuf Kalla di Bandara Internasional Ataturk, Istanbul, Turki, dalam rangka mengikuti KTT D-8 Ke-9, Kamis (19/10/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengatakan, Konferensi Tingkat Tinggi Developing Eight (KTT D-8) ke-9 fokus untuk membicarakan peningkatan kerja sama ekonomi antar Negara D-8.

“Summit KTT ini, kan, untuk membicarakan masalah-masalah ekonomi, nah untuk bagaimana kerja sama ekonomi antara D-8 itu,” ucap Wapres JK kepada awak media usai tiba di Bandara Internasional Ataturk, Istanbul, Kamis pagi (19/10/2017) dalam rilis Wapres diterima hidayatullah.com, Jumat (20/10/2017).

Wapres menambahkan, di forum tersebut ia akan menarik perhatian untuk meningkatkan kerja sama di bidang perdagangan dan investasi.

“Jadi yang ingin kita sampaikan bagaimana meningkatkan kerja sama itu, perdagangan dan investasi antar negara-negara D-8,” imbuhnya.

Di tempat terpisah, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi meminta D-8 fokus pada kerja sama ekonomi.

Baca Juga

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

“Intinya kita meminta D-8 fokus pada kerja sama ekonomi, kita harus benar-benar kembali ke asal-usul untuk meningkatkan kerja sama ekonomi,” tuturnya.

Baca: Di KTT, Indonesia Dorong OKI Bekerja Sama Atasi Krisis Rohingya

Sebelumnya Wapres JK yang didampingi Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin itu tiba di Bandar Udara Internasional Ataturk, Istanbul, pukul 07.05 WS, Kamis. Pesawat Kepresidenan BBJ 2/A-001 membawa rombongan menempuh penerbangan 4 jam 35 menit dari Abu Dhabi.

Di Bandar Udara Internasional Ataturk, Wapres langsung disambut oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Turki, Wardana, Pejabat dari Perwakilan Kementerian Luar Negeri Turki di Istanbul, Wakil Gubernur Istanbul, dan Atase Pertahanan Republik Indonesia di Ankara.

Diketahui, Developing Eight (D-8) didirikan lewat Deklarasi Istanbul yang dihasilkan dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-1 D-8, 15 Juni 1997 silam di Istanbul.

Deklarasi Istanbul berisikan tujuan, prinsip-prinsip, dan bidang-bidang kerja sama D-8. Yaitu; peace instead of conflict, dialogue instead of confrontation, justice instead of double-standards, equality instead of discrimination, dan democracy instead of oppression. Negara anggota D-8 terdiri dari Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Turki.

Pembentukan D-8 awalnya dimaksudkan untuk menghimpun kekuatan negara-negara Islam anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), dalam rangka menghadapi ketidakadilan dan sikap mendua negara-negara Barat.

Baca: KTT Jalur Sutera, PKS: Indonesia Harus Punya Daya Tawar Kuat dengan China

Dalam perkembangannya, D-8 beralih menjadi kelompok yang tidak bersifat eksklusif keagamaan dan ditujukan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat negara anggotanya lewat pembangunan ekonomi dan sosial.

D-8 ingin meningkatkan posisi negara anggotanya dalam perekonomian dunia, memperluas dan menciptakan peluang-peluang baru dalam bidang perdagangan. Organisasi ini juga bermaksud memperkuat tercapainya aspirasi negara anggotanya dalam proses pembuatan keputusan di tingkat global, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat negara-negara anggotanya.

Setelah rangkaian acara KTT D-8, Wapres JK direncanakan melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci Arab Saudi, lalu akan kembali ke Jakarta pada Senin (23/10/2017) pagi waktu setempat.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:baratDeveloping EightIstanbulJKkerja sama ekonomi Indonesiakerja sama luar negeriKonferensi Tingkat Tinggi Developing EightKTT D-8KTT D-8 ke-9Menteri Luar NegeriNegara D-8OKIRetno LP MarsudiTurkiWakil Presiden RIWapres Jusuf Kalla
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya muhammadiyah aid Bangladesh akan Membangun Kamp Pengungsi Terbesar di Dunia
Tulisan selanjutnya Lagi, Abu Bakar Baasyir Dirawat di RSCM

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

2 September 2026 20:16
Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

2 September 2026 20:14
Berita

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?