Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

80 Persen Warga Zionis Anggap Netanyahu Paling Bertanggung Jawab Serangan ke Palestina 

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2023 11:18 11:18 am
Ahmad
Dipublikasikan 23 Oktober 2023 11:15
Bagikan
Warga Israel melakukan protes di dekat Gaza untuk menuntut pengembalian tawanan yang masih disimpan pejuang Palestina (AFP)
Bagikan

Hidayatullah.com—Mayoritas warga Zionis, yang tinggal di wilayah Palestina, yang dicaplok dan diubah menjadi ‘Israel’ menganggap PM Benyamin Netanyahu paling bertanggung jawab atas perang tersebut.

Menurut survei yang dilakukan pada rezim penjajah di wilayah pendudukan, 80 persen Zionis menganggap Netanyahu bertanggung jawab atas Operasi Badai Al-Aqsha (Taufan Al-Aqsha) yang dimulai pada 7 Oktober 2023, demikian dikutip İLKHA.

510 orang secara acak berpartisipasi dalam survei yang dilakukan oleh Institut Penelitian “Lazar” untuk surat kabar Ibrani “Maariv”.

Dalam survei tersebut, yang tingkat kesalahannya diumumkan sebesar 4,3 persen, menunjukkan 80 persen warga ‘Israel’ mengatakan bahwa Netanyahu harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi di wilayah Jalur Gaza pada 7 Oktober, setelah serangan HAMAS, demikian hasilnya.

Hanya 8 persen Zionis yang menyatakan bahwa mereka yakin Netanyahu tidak seharusnya mengambil tanggung jawab, sementara 12 persen menjawab, “Saya tidak tahu.”

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Survei yang sama menunjukkan bahwa 65 persen Zionis mendukung “operasi darat skala besar” di Jalur Gaza, sementara 21 persen menentangnya, dan 14 persen tidak mempunyai pendapat khusus.

Jajak pendapat saat ini memperkirakan partai-partai di pemerintahan rezim penjajah akan memenangkan 43 dari 120 kursi di Knesset jika Pemilu diadakan. Angka tersebut merupakan 42 kursi dalam survei yang diterbitkan surat kabar tersebut pekan lalu.

Dinyatakan bahwa 51 persen warga Zionis mendukung respons ‘Israel’ terhadap Hizbullah di Lebanon, sementara 30 persen mendukung tindakan skala besar terhadap Lebanon.

Sementara itu, hari Sabtu ribuan pengunjuk rasa berkumpul di Tel Aviv menyerukan Netanyahu untuk mengundurkan diri menandadi serangan hari ke-15, yang dimulai pada 7 Oktober.

Rekaman di media sosial menunjukkan orang-orang, termasuk teman dan keluarga sandera pejuang Palestina berkumpul di pusat Tel Aviv menuntut upaya yang lebih besar dari pemerintah mereka dan komunitas internasional untuk memulangkan orang-orang yang mereka cintai.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benyamin NetanyahuHeadlineisraelOperas Taufan Al-AqshaOperasi Badai Al-AqshapalestinaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Instagram Menambah Terjemahan “Teroris Palestina”, Meta Minta Maaf
Tulisan selanjutnya Peringati Hari Santri, Laznas BMH Gelar Talkshow “Membangun Kemandirian Santri”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?