Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Polisi Prancis Bongkar Kultus Atman Yoga Federation yang Mengeksploitasi Seksual Pengikutnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 November 2023 19:40 7:40 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 November 2023 19:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Polisi di Prancis membebaskan sejumlah wanita dan menangkap 41 orang dalam penggerebekan atas sebuah kultus yoga internasional yang mengeksploitasi pengikutnya secara seksual.

Termasuk yang ditangkap adalah pemimpin kultus tersebut, guru yoga Gregorian Bivolaru, seorang pria kelahiran Rumania yang dituduh melakukan perdagangan manusia, pemerkosaan dan pelanggaran lain berkaitan dengan eksploitasi terhadap pengikutnya.

Sekitar 175 petugas kepolisian dikerahkan dalam operasi yang digelar hari Selasa pagi itu. Saat penggerebekan petugas berhasil menyelamatkan 26 wanita – yang beberapa di antara ditahan paksa, kata sejumlah sumber kepada RFI hari Rabu (29/11/2023).

Sumber tersebut mengatakan para wanita itu ditempatkan di tempat yang sempit dan kotor.

Total ada 41 anggota kunci Atman Yoga Federation yang ditangkap dalam beberapa penyergapan serentak di wilayah Paris dan tenggara Prancis, termasuk pemimpin kultus.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Bivolaru, 71, sebelum ini sudah divonis bersalah memperkosa seorang anak perempuan di bawah umur asal Rumania. Dia juga diburu aparat dalam kasus perdagangan manusia di Finlandia, yang mendorong Interpol mengeluarkan surat penangkapannya pada 2017.

Pihak berwenang Prancis sekarang akan menjerat pria gaek itu dengan tuduhan perdagangan manusia, penculikan terencana, pemerkosaan dan eksploitasi sistematis terhadap anggota kultus yang kemah.

“Red notice” dari Interpol dikeluarkan terhadap Gregorian Bivolaru dengan tuduhan perdagangan manusia dan pelanggaran-pelanggaran seksual.

Jaringan yoga yang dipimpin Bivolaru, yang juga dikenal dengan nama Movement for Spiritual Integration into the Absolute (MISA), mengelola sekolah-sekolah yoga dan kursus pelatihan guru yoga di sejumlah negara.

Di situs webnya kelompok itu menyebut dirinya sendiri sebagai “sekolah yoga terbesar di Rumania dan di Eropa” dan Bivolaru sebagai “mentor spiritual” mereka.

Beberapa orang bekas anggotanya menceritakan perihal pelanggaran seksual dan manipulasi psikologis yang terjadi di dalam lingkungan organisasi, yang konon mengajarkan yoga tantra.

Murid-murid padepokan yoga itu konon dipaksa melakoni aktivitas seksual bersama Bivolaru, ikut serta dalam video chat seksual eksplisit demi mendapatkan uang dan aktivitas bersifat eksploitatif lain.

Polisi melakukan penangkapan setelah pihak jaksa penyidik wilayah Paris melakukan investigasi pada bulan Juli atas dugaan penculikan, pemerkosaan dan perdagangan manusia serta kejahatan lainnya.

Investigasi dilakukan setelah ada laporan dari Human Rights League, sebuah LSM Prancis yang bergerak dibidang HAM. Mereka memasukkan laporan ke pihak kejaksaan setelah mendengarkan dan menerima pernyataan dari 12 bekas anggota MISA, kata sebuah sumber kehakiman.

MISA didepak keluar dari International Yoga Federation dan European Yoga Alliance pada 2008 disebabkan praktik-praktik “pornografi” di dalamnya, kata sejumlah sumber kepada RFI.

Bivolaru dan para pendukungnya mengklaim sebagai korban dari pihak-pihak yang bermaksud menyudutkan dirinya dan perkumpulan yoganya.

Bivolaru mendirikan MISA di Rumania pada 1990. Dia kemudian dituduh melakukan eksploitasi seksual dan penggelapan pajak, sehingga dia kabur ke Swedia dan berhasil mendapatkan suaka politik pada tahun 2005. Dari sana dia berhasil mengembangkan sekolah yoganya ke negara-negara lain dengan nama Atman Yoga Federation.

Pada tahun 2016 Bivolaru ditangkap di Patis, kemudian diekstradisi ke Rumania dan dihukum penjara selama 6 tahun karena memperkosa anak di bawah umur.

Pada akhirnya dia hanya menjalani hukuman selama satu tahun tiga bulan, lalu meninggalkan Rumania sekali lagi untuk melanjutkan aktivitasnya sebagai guru yoga cabul.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Atman Yoga Federation
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Amankan Pria yang Unggah Video Hina Nabi dan Minta ‘Israel’ Bom Muslim Palestina
Tulisan selanjutnya Isu Kudeta Presiden Sudan Selatan Pecat Menteri dan Kepala Daerah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?