Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Al-Azhar Peringatkan Agresi ‘Israel’ di Rafah Ancam Kemanusiaan

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Februari 2024 11:03 11:03 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 Februari 2024 12:10
Bagikan
Imam Besar Al Azhar Syeikh Ahmad Tayyib
Bagikan

Hidayatullah.com—Otoritas keilmuan Islam sunni tertua di dunia, Al-Azhar Asy-Syarif memperingatkan bencana kemanusiaan yang “belum pernah terjadi sebelumnya” jika zionis ‘Israel’ terus melanjutkan serangan di Rafah yang padat.

Al-Azhar mengutuk agresi ‘Israel’ yang menargetkan pengungsi, yang menyebabkan kematian lebih dari 100 orang, setengah dari mereka adalah anak-anak, dalam satu serangan.

Al-Azhar memperingatkan  “akan terjadinya bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya jika kita tetap diam mengenai rencana kriminal berbahaya untuk menyerbu Rafah, yang merupakan rumah bagi sekitar satu setengah juta pengungsi yang meninggalkan rumah dan tanah mereka dari wilayah utara, Gaza tengah, dan selatan untuk mencari tempat berlindung yang aman.”

“Perlunya bersatu dalam menghadapi kejahatan negara pendudukan terhadap Rafah, terutama setelah negara tersebut tidak mendengarkan seruan global yang dikeluarkan oleh berbagai kekuatan aktif di komunitas internasional,” demikian pernyataan lembaga yang didominasi ulama ini.

Al-Azhar menekankan bahwa kegagalan memberikan bantuan kepada warga Palestina yang tidak bersalah saat ini (bukan besok) akan menyebabkan kematian puluhan ribu orang yang tidak bersalah, wanita, orang tua, anak-anak dan remaja, yang melarikan diri dari api agresi dalam kejahatan baru dalam  “catatan kejahatan genosida selama lebih dari 75 tahun.”

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Al Azhar mengharap keterlibatan komunitas internasional dan kekuatan aktif “memikul tanggung jawab atas ancaman ganda berupa pembunuhan dan pemusnahan, mencegah bantuan kemanusiaan dan bantuan yang memadai ke Jalur Gaza, dan menghilangkan semua aspek kehidupan di jalur yang terisolasi.”

Sementara media Yahudi, Hebrew Broadcasting Corporation mengatakan minggu lalu bahwa tentara ‘Israel’ telah menyetujui rencana operasional untuk melancarkan operasi darat di Rafah.

Sejak 7 Oktober lalu, ‘Israel’, yang diadili di Mahkamah Internasional atas tuduhan melakukan kejahatan “genosida” terhadap warga Palestina, telah melancarkan perang dahsyat di Jalur Gaza, yang menyebabkan lebih dari 28.473 orang syahid dan 68.146 orang terluka, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak dan wanita, serta ribuan lainnya hilang di bawah reruntuhan, lapor Anadolu Agency.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al AzharAl Azhar As SyarifgazaisraelpalestinaRafahSyeikh Al Azhar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jusuf Kalla  Mencium Aroma Kecurangan di Pemilu 2024
Tulisan selanjutnya PDI-P Sebut Banyak Kecurangan Masif Pemilu 2024, TPN Bentuk Tim Investigasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?