Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Petinju Cindy Ngamba Raih Medali Pertama untuk Tim Olimpiade Pengungsi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Agustus 2024 12:57 12:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Agustus 2024 07:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Petinju putri Cindy Ngamba menjadi atlet pertama yang menyumbang medali untuk Tim Olimpiade Pengungsi dalam kompetisi Olimpiade Paris 2024.

Atlet berusia 25 tahun itu menaklukkan petinju wanita peringkat keenam asal Prancis Davina Michel pada hari Ahad untuk mencapai semi-final di kelas putri 75kg.

Oleh karena kedua atlet yang kalah di semi-final berhak mendapatkan medali perunggu, dengan demikian petinju kelahiran Kamerun itu sudah pasti akan mendapatkan medali dalam Olimpiade Paris 2024.

Ngamba pindahbke Inggris pada usia 10 tahun, tetapi tidak dapat ikut bertanding bersama tim Britania Raya karena dia tidak memiliki paspor Inggris, lapor BBC Ahad (4/8/2024).

“Sangat berarti bagi saya bisa menjadi pengungsi pertama yang pernah meraih medali [Olimpiade],” ujarnya. “Saya hanyalah seorang manusia, sama seperti pengungsi lain dan atlet di seluruh dunia.”

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Kontingen terdiri dari para pengungsi Refugee Olympic Team pertama kali ikut berkompetisi dalam Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Namun, sebelum ini prestasi terbaik tim itu adalah berada di peringkat kelima di Olimpiade Tokyo dalam cabang karate melalui atlet Hamoon Derafshipour dan cabang taekwondo melalui atlet Kimia Alizadeh.

Ngamba, yang merupakan pembawa bendera Tim Olimpiade Pengungsi dalam pembukaan Olimpiade Paris, selanjutnya akan bertarung melawan atlet tinju Panama Atheyna Bylon pada hari Kamis.

Ngamba tidak berani pulang ke negeri asalnya Kamerun karena dia seorang lesbian. Homoseksual di Kamerun bisa dipidanakan dengan hukuman penjara sampai 5 tahun.

Meskipun sudah tinggal di Inggris selama 15 tahun, dia masih kesulitan mengurus visa dan belum mendapatkan status kewarganegaraan.

Lima tahun silam dia nyaris dideportasi, setelah mendatangi apa yang dia sangka proses lapor dan tanda tangan rutin bagi pengungsi guna memberitahukan pihak berwenang bahwa dia masih berada di negara itu.

Ngamba ditangkap, bersama dengan saudara lelakinya Kennet, dan dipindah dari kota Manchester ke kamp detensi di London, sebelum akhirnya dilepaskan keesokan harinya.

Sebelum Paris 2024, GB Boxing tidak berhasil memasukkan Ngamba ke dalam tim mereka untuk mengikuti program pelatihan atlet Olimpiade, GB Boxing bahkan mengirim surat kepada Kementerian Dalam Negeri supaya Ngamba diberi status kewarganegaraan Inggris.

Dia berhasil mendapatkan beasiswa bersama tim pengungsi International Olympic Committee (IOC), dan menjadi petinju putri pertama yang mewakili Refugee Olympic Team.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Olimpiade Paris 2024
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya mayat penculik taliban Singapura Eksekusi Mati Pria Pembawa 36,93 Gram Heroin
Tulisan selanjutnya Bulan Juli Tokyo Mencatat 123 Kematian Akibat Hawa Panas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?