Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dokter yang Ungkap ‘Diskriminasi Jilbab’ di RS Medistra Cucu Tokoh Muhammadiyah

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 September 2024 13:45 1:45 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 September 2024 13:45
Bagikan
Surat dr. Dr Diani Kartini terhadap Direksi Rumah Sakit Medistra Jakarta
Bagikan

Hidayatullah.com—Aktivis muda Muhammadiyah, Mustofa Nahrawardaya, mengungkapkan, dokter yang mengungkap kebijakan Rumah Sakit (RS) Medistra Jakarta Selatan yang diduga melarang dokter umum dan perawat Muslimah menggunakan hijab ternyata anak dari aktivis Muhammadiyah.

Dikutip Republika Online, dokter spesialis bedah onkologi Dr dr Diani Kartini, SpB Subsp.Onk (K), yang pertama kali mengungkap kasus ini, adalah putri dari Mudrick M Sangidu. Mudrick merupakan tokoh Muhammadiyah di Solo, yang dikenal kritis terhadap penguasa.

“Ya kemungkinan besar diperoleh dari keberanian dan darah pergerakan keluarga besarnya,” kata dia kepada Republika.co.id., Selasa (2/9/2024).

Mustofa meyakini, keberanian dr Diani bersuara lantang diwarisi dari keluarga besarnya.

Perlu diketahui, Mudrick adalah sosok yang ikut menginisiasi berdirinya Mega Bintang, gerakan yang diciptakan pada zaman Orde Baru oleh simpatisan PDI-pro Megawati dan pendukung PPP untuk melawan “kuningisasi” dan memperjuangan demokrasi di Indonesia.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Dari jalur sang ayah ini, dinilai Mustofa menurun darah pergerakan Muhammadiyah yang sangat kental.

Kakek dr Diani, alias ayah dari Mudrick, adalah Kiai Haji Muhammad Sangidu, yang dikenal sebagai Kanjeng Raden Penghulu Haji (KRPH) Muhammad Kamaluddiningrat (1883-1980) adalah Kepala Penghulu ke-13 Kesultanan Yogyakarta yang dilantik pada 1914 untuk menggantikan penghulu sebelumnya, KRPH Muhammad Khalil Kamaluddiningrat.

Dikutip Republika.co.id dari wikipedia, Sangidu merupakan kerabat Ahmad Dahlan dan menjadi pendukung organisasi Muhammadiyah yang didirikan Dahlan.

Dia dikenal sebagai pemegang stamboek (kartu anggota) Muhammadiyah pertama, karena merupakan anggota pertama organisasi Muhammadiyah. Selain itu, dia adalah sosok yang mengusulkan nama “Muhammadiyah” kepada Dahlan.

Mustofa menjelaskan, segenap keluarga besar Muhammadiyah memberikan dukungan penuh kepada dr Diani. Mustofa menuturkan, informasi yang dia terima, mantan Ketua Umum Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin, telah berkomunikasi dengan dr Diani memberikan dukungan moral.

Mustofa mengatakan, pembatasan jilbab oleh siapapun atau instansi manapun adalah bentuk nyata dari Islamofobia. Apalagi diberlakukan di ruang publik.

“Saya rasa bentuk Islamofobia yang tak beralasan karena diberlakukan di ruang pelayanan publik,” tutur dia.

Dia berharap RS Medistra benar-benar memperhatikan kasus ini dan permintaan maaf bukan berarti persoalan dibiarkan menguap begitu saja.

“Minta maaf bukan berarti masalah selesai. Karena diduga banyak praktik serupa kan,” tutur dia.

Sejak terungkapnya kasus ini, Diani Kartini langsung memutuskan keluar dari RS Medistra Jakarta Selatan. “Dan saya juga langsung keluar tidak bekerja di Medistra lagi setelah peristiwa itu, tepatnya kemarin, Sabtu 31 Agustus 2024,” ujar dia kepada Republika.co.id, Ahad (1/9/2024).

Diani mengaku sama sekali tidak ada penyesalan mundur terkait hal-hal yang prinsip, termasuk soal menjalankan keyakinan Islam, yaitu berhijab. “Tidak perlu menyesal, insya-Allah rezeki ada dimana pun,” tegasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:diskriminasi jilbablarangan hijablarangan jilbabMudrick Sangidu. headlineRS MedistraTokoh Muhammadiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Garda Bangsa Siap Hadapi Pihak yang Gelar Muktamar PKB Tandingan
Tulisan selanjutnya (Video) Pemuda Turki Karungi Kepala Tentara AS yang Baru Turun dari Kapal Induk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

15 Juli 2026 09:27
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?