Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Salsabil Hassan Sawalha dari Palestina Juarai Arab Reading Challenge Tahun 2024

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 Oktober 2024 21:29 9:29 pm
Ahmad
Dipublikasikan 27 Oktober 2024 21:29
Bagikan
Arab Reading Challenge 2024
Bagikan

Hidayatullah.com–Salsabil Hassan Sawalha, seorang remaja putri asal Palestina (17 tahun), pelajar kelas 12 di Bani Naim, Hebron, telah mengungguli 28, 2 juta peserta, dan mengukir prestasi luar biasa sebagai salah satu dari tiga pemenang dalam kompetisi Arab Reading Challenge (ARC) ke-8 (2024) di Dubai pada Kamis (24/10/2024).

Salsabil Hassan Sawalha bersama dua juara lain; Hatem Mohammed Jassim Al Tarkawi dari Suriah, Kadi binti Musaffar Al Khathaami dari Arab Saudi menerima hadiah sebesar AED 500.000 (Setara Rp 2.1 M).

Meskipun menghadapi kesulitan akibat penjajahan yang sedang berlangsung di Palestina, dia tetap bertekad untuk menang dan telah membaca 500 buku untuk berpartisipasi dalam ARC ke-8 ini.

Awal Kecintaan Membaca

Sejak usia lima tahun, Salsabil telah terjun ke dunia membaca, menjelajahi berbagai bahasa, termasuk Inggris, Belanda, dan Arab. Kecintaannya pada buku dan membaca menjadi prioritas utama dalam keluarganya, bahkan saat mereka harus kembali ke Palestina dan memilih barang-barang yang akan dibawa.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Salsabil mengenang bagaimana saat ayahnya memutuskan untuk kembali ke Palestina, mereka harus memilih antara mainan, kenangan, dan buku.

Dalam keputusan yang penuh makna, buku dan membaca menjadi pilihan utama, menunjukkan betapa pentingnya literasi dalam keluarga mereka.

Kecintaannya pada membaca tidak hanya berhenti di situ; pada usia tujuh tahun, Salsabil mulai menulis dan berhasil menerbitkan cerita pendek pertamanya di majalah.

Perjalanannya dalam ARC

Sejak berusia sembilan tahun, Salsabil telah aktif berpartisipasi dalam kompetisi ARC. Dia telah mengikuti event itu sebanyak lima kali, dan tiga kali di antaranya diikutinya secara berturut-turut.

Pada tahun 2019, ia terpilih menjadi bagian dari delegasi Palestina yang mewakili negara di final ARC di Dubai. Tahun ini, Salsabil berhasil meraih juara pertama tingkat Palestina.

Ia mengakui bahwa perjalanan ini tidaklah mudah, terutama di Palestina, di mana akses terhadap sumber daya dan kesempatan sering kali terbatas.

Namun, ia percaya bahwa membaca adalah kunci untuk membebaskan pemikiran dan masyarakat, serta membangun masa depan yang lebih baik.

Dukungan dari sekolah-sekolah tempat ia belajar sangat berarti, terutama dari kepala sekolah yang memperkenalkannya pada kompetisi ARC. Salsabil berterima kasih kepada para guru dan staf pengajar yang berkomitmen untuk membangun generasi masa depan.

Buku yang Menginspirasi

Novel “Around the World in 80 Days” menjadi buku pertama yang menyentuh hati Salsabil. Diberikan oleh ibunya sebagai hadiah ulang tahun, buku ini membawanya pada petualangan yang tak terlupakan.

Salsabil meyakini bahwa buku ini adalah salah satu yang paling penting untuk dibaca oleh anak-anak di sekolah-sekolah Palestina.

Tantangan dan Dukungan Keluarga

Orang tua Salsabil, Hasan Ismaiel Sawalha Manasra, seorang professor, dan Amal Sawalha Manasra, seorang dosen, ketika tinggal di Belanda, menghadapi tantangan besar untuk mengenalkan budaya dan bahasa Arab kepada anak-anak mereka.

Ibu Salsabil berusaha mengajarkan bahasa Arab di rumah dan membawa buku dari berbagai sumber untuk memperkaya pengetahuan mereka. Ketika keluarga mereka kembali ke Palestina, ketersediaan buku dalam bahasa Arab menjadi lebih mudah.

Namun, Salsabil menekankan bahwa dukungan keluarga adalah penggerak utama bagi setiap pelajar untuk terus membaca dan berkembang.

Arab Reading Challenge tahun ini, inisiatif membaca bahasa Arab terbesar di dunia yang diselenggarakan oleh Mohammed Bin Rashid Al Maktoum Global Initiatives (MBRGI), menyaksikan partisipasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan lebih dari 28 juta siswa dari lebih dari 229.000 sekolah di 50 negara, yang dipandu oleh lebih dari 154.000 pengawas.*/ Abdullah al-Mustofa

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Arab Reading ChallengepalestinaSalsabil Hassan Sawalha
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Buron Mafia Narkoba Italia Ditangkap Setelah Berpose di Kuburan Eskobar
Tulisan selanjutnya (VIDEO) Keluarga Tentara Zionis Menangis di Pemakaman: Berjanji akan Bunuh lebih Banyak Warga Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Berita
3 September 2026 19:56
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?