Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

FSB Gagalkan Upaya Ukraina untuk Membunuh Pendeta yang Dekat dengan Presiden Putin

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Februari 2025 16:16 4:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Februari 2025 16:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dinas Keamanan Federal Rusia FSB hari Jumat (28/2/2025) mengatakan bahwa pihaknya berhasil menggagalkan upaya intelijen militer Ukraina untuk membunuh Tikhon Shevkunov, pendeta senior Gereja Ortodoks Rusia yang dikenal dekat dengan Presiden Vladimir Putin.

Shevkunov, yang disebut oleh media Rusia sebagai pendeta yang mendengarkan pengakuan dosa Putin, kerap tampak di depan publik bersama Putin terutama dalam acara-acara keagamaan sejak akhir 1990-an dan Kremlin menyebut keduanya saling mengenal dengan baik.

Pada 2023 Shevkunov diangkat menjadi pejabat tinggi Gereja Ortodoks Rusia di wilayah Krimea, semenanjung yang dianeksasi Rusia dari Ukraina pada 2014.

Dalam sebuah pernyataan FSB mengatakan bahwa pihaknya sudah menangkap seorang pria Rusia dan seorang pria Ukraina dalam kaitannya dengan rencana pembunuhan tersebut dan menyita sejumlah alat peledak rakitan.

FSB mengatakan bahwa kedua pria itu, yang tidak disebutkan namanya, sudah mengakui perbuatannya, lansir Reuters.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Dikatakan kedua pria tersebut direkrut oleh intelijen militer Ukraina lewat aplikasi berbagi pesan Telegram. Mereka berencana melakukan pembunuhan sejak pertengahan 2024 dan berencana menghabisi nyawa Shevkunov di Moskow.

Ukraina berada di belakang sejumlah asasinasi di Rusia sejak awal perang pada 2022, termasuk pembunuhan blogger Ukraina pro-Rusia Vladlen Tatarsky pada April 2023, serta kepala Pasukan Perlindungan Persenjataan Nuklir, Biologi dan Kimia Rusia Igor Kirilov pada Desember 2024.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pendetarusiaTikhon ShevkunovUkrainaVladimir Putin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Guru Besar Ilmu Balaghah Al-Azhar Wafat,  Dunia Ilmu Berduka
Tulisan selanjutnya seleksi imam masjid uea Menjelang Ramadhan UEA Buka 54 Masjid Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?