Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Kuliah Pemikiran SPI: Kristen Telah Terbaratkan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 April 2015 17:21 5:21 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 April 2015 17:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hari Selasa, 14 April 2015, Sekolah Pemikiran Islam (SPI) #IndonesiaTanpaJIL Bandung kembali melaksanakan agenda rutin perkuliahannya.

Kuliah yang dimulai pukul 18.30 WIB ini membahas tema “Sekularisme” dengan menghadirkan Akmal Sjafril, penulis buku Islam Liberal 101.

Dalam paparannya, Akmar mengatakan, akibat hadirnya sekularisme di Barat membuat agama Kristen ‘mati’.

“Kristen telah mati di Barat, sebab ia terpaksa mengikuti arus sekularisme. Kristen di Barat semakin tersekulerkan dan orang Kristen mengganggap bahwa sekularisme adalah konsekuensi dari ajaran Kristen,” ujar Akmal membuka materi kuliah dengan memaparkan sejarah sekularisme di Barat.

“Kekecewaan pada Gereja mengakibatkan munculnya doktrin Sola Scriptura, yaitu prinsip yang identik dengan Protestanisme. Bagi mereka, Bibel memegang otoritas utama, dan bukannya kaum agamawan. Dalam hal ini, Protestanisme identik dengan pemikiran liberal. Meski kemudian masyarakatnya maju dalam hal sains setelah melucuti otoritas Gereja, namun pada hakikatnya Kristen telah kalah,” ujarnya lagi.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Akmal kemudian membahas beberapa alasan mengapa Barat memilih sekuler.

“Pertama, karena problem sejarah Kristen. Sejarah Kristen sarat dengan kekerasan yang justru diinstruksikan oleh Gereja, belum lagi banyak penyimpangan oleh pemuka agamanya. Kedua, problem teks Bibel yang saling bertentangan, misalnya dalam hal silsilah Yesus. Bibel juga tidak mengajarkan moralitas yang baik, karena banyak kisah amoral di dalamnya. Ketiga, problem teologis dalam Kristen. Trinitas amat sulit dipahami dengan akal sehat. Aspek-aspek teologis dalam agama Kristen juga tidak lebih daripada hasil kesepakatan,” ungkap Akmal.

“Sekularisme adalah ideologi yang lahir di Barat dan merupakan produk spesifik dari pengalaman masyarakat Barat. Sekularisme membawa dampak pemikiran yang sangat dahsyat kepada Barat sehingga Kristen tidak lagi mewarnai Barat, bahkan kini Kristen-lah yang ter-Barat-kan. Karena itu, Islam selamanya bertentangan dengan sekularisme,” pungkasnya di akhir perkuliahan.*/Ihsan Adzillah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penyakit Takatsur, Penghalang Utama Berbagi [1]
Tulisan selanjutnya Al-Qaidah Semenanjung Arab Kuasai Bandar Udara di Yaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?