Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kebebasan dan Demokratisasi AS Lahirkan Narkoba di Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Juni 2003 14:41 2:41 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Juni 2003 14:41
Bagikan
Bagikan

Sebelumnya AS datang, Iraq termasuk negara yang sama sekali tidak menerima toleransi dengan narkoba. Walau Saddam dianggap kejam, dalam beberapa kasus, pedagang dan pengguna narkoba bahkan dihukum.

Sehingga ada slogan yang menjadi opini umum di masyarakat Iraq saat Saddam berkuasa, “Tak ada pembicaraan soal politik dan tak ada toleransi untuk narkoba.”

Tapi kini, perdagangan narkoba dipraktekkan secara terang-terangan tanpa ada rasa khawatir dengan siapapun. Terlebih dalam kondisi keamanan tidak stabil dan tidak adanya pemerintah. Kampung Bitawain dan Souq Maridy adalah markas perdagangan bebas bagi transaksi narkoba, minuman keras, senjata, mobil curian dan perjudian.

Pemantauan koresponden Islamonline (1/6/2003) Khalid Nuri menyebutkan bahwa di di kampung Bitawain setiap sore para pemuda Iraq menjual macam-macam narkoba dengan membawa senjata.

“Mereka tidak takut pada siapapun, dan kebanyakan adalah pendatang di kampung itu tapi mereka mempunyai teman yang membantu penjualan di sana,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ia menambahkan bahwa narkoba itu sampai ke Iraq setelah ‘kemerdekaan’ dan ‘demokratisasi’ yang dibawa oleh para agresor.

Nuri juga menyebutkan bahwa para pedagang benda haram itu memilih kampung Bitawain karena di sana memiliki jumlah pengangguran yang sangat banyak di samping banyaknya kafe-kafe di pinggir jalan.

“Aneh sekali sampai saat ini tak ada polisi lokal yang dibentuk oleh AS, dan juga tidak ada tentara AS yang bertanggung jawab memelihara para pemuda Iraq dari racun narkoba itu.”

Sementara di wilayah Souq Maridi, juga didapati banyak sekali perdagangan obat-obatan secara terang-terangan. Sejumlah orang tua mengaku khawatir dengan keadaan seperti itu. Mereka juga khawatir bila menjadi mangsa para pedagang narkoba.

Apalagi dalam kondisi umum kejiwaan anak-anak yang tertekan dan tidak stabil. “Di zaman pemerintahan Saddam, bahkan tidak ada orang yang sekedar terlintas pikirannya untuk menggunakan dan menjual obat-obatan haram itu di sini.

Tapi sekarang kondisinya sudah sangat bebas dan menguntungkan bagi para pelaku kejahatan dan pemasok racun. Para penjual itu bahkan memiliki pengawal seperti yang sering kita lihat di film,” ujar seorang ibu di di Souq Maridi.

Sejumlah tokoh agama di Iraq menganggap ini adalah tindak kriminal lain yang dilakukan para penjajah. Menurut Syaikh Muhammad Abdul Aziz Al Kufi, imam dan khatib di masjid Jami’ Ar Rahman di Souq Maridi mengatakan, “Tersebarnya perdagangan narkoba ini memang di bawah pengetahuan para agresor. Mereka bahkan juga sebagai pamakai obat-obatan itu, dan bersama mereka ada sejumlah polisi Zionis Israel yang tersebar di Baghdad yang juga pengguna.”

Ia menambahkan bahwa apa yang dilakukan para penjajah, dan apa yang akan mereka lakukan dari upaya penghancuran masyarakat Iraq secara nilai dan akhlak itu dilakukan dengan semboyan ‘kebebasan’ dan ‘demokratisasi’.

Ia juga menanyakan, siapa yang memasok obat-obatan itu ke masyarakat kami? Karena obat-obatan itu datang secara tiba-tiba setelah pemerintahan Saddam terguling. Ini adalah bencana yang didatangkan oleh orang-orang Amerika,” katanya. Ia kemudian meminta warga Iraq, baik Muslim maupun non Muslim untuk berhati-hati terhadap segala hal yang akan merusak generasi mereka.

Setelah Saddam jatuh dan Iraq di bawah kendali AS, peredaran film porno dikabarkan juga ikut meluas di Iraq. Inilah demokrasi dan kebebasan yang diinginkan AS itu. (iol/m3)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tunisia Larang Pelajar Mengenakan Jilbab
Tulisan selanjutnya Ikhwan: ‘Jangan Padamkan Intifadhah!’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?