Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Negara Arab Ganjal Perjuangan Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Maret 2005 04:15 4:15 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Maret 2005 04:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com-Tabligh akbar bertema, “Selamatkan Masjid al Aqsha” di Istora Bung Karno Jakarta itu digelar seusai shalat Jum’at (04/03). Acara yang diselenggarakan oleh COMES (Center for Middle Eats Studies) dan KISPA ((Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina) menampilkan beberapa pembicara. Diantaranya, COMES Amrozi M. Rais, Lc dan Sekjen KISPA Ferry Nur. Dalam acara itu, berbagai pihak juga menuntuk membebaskan al-Aqsha dan bumi Palestina dari penjajahan Zionis Israel.

Dalam orasinya, Amrozi menegaskan bahwa saat ini perjuangan rakyat Palestina membebaskan al-Aqsha dan tanah air Palestina menghadapi beberapa persoalan penting. Diantaranya, masalah internasional dan standar ganda dunia internasional khususnya Amerika. Negara aggressor, kata Amrozi, menggembar-gemborkan perang melawan terorisme. Namun begitu terjadi terorisme negara yang dipraktekan penjajah Zionis Israel terhadap rakyat Palestina seakan mereka bungkam.

Persoalan kedua, kata Amrozi, adalah masalah penguasa-penguasa Arab. Menurutnya, para penguasa negara-negara Arab yang semestinya memberikan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina justru menunjukan perilaku yang sebaliknya. Mereka justru menjadi pengganjal utama perjuangan rakyat Palestina.

Persoalan yang ketiga menurut Amrozi adalah masalah kepedulian umat Islam terhadap perjuangan rakyat Palestina. Direktur COMES ini menilai, selama ini umat Islam masih terlalu minim dan sangat rendah apresiasinya terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Sementara itu Sekjen KISPA, Ferry Nur dalam orasinya, mengajak umat ini untuk memiliki tanggung jawab terhadap nasib perjuangan rakyat Palestina terutama masalah masjid al-Aqsha.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Feery, al-Aqsha adalah kiblat pertama umat Islam dan tempat mi’raj Nabi Muhammad SAW., sementara Palestina adalah tanah wakaf umat Islam yang harus dilindungi dan dibebaskan dari kangkangan penjajah.

Selama ini, kata Ferry, pihak Zionis Israel sering melakukan konspirasi guna merobohkan bangunan suci umat Islam tersebut. Ferry menyebut ada tiga scenario yang selama ini dilancarkan kaum Zionis Israel untuk menghancurkan masjid al-Aqsha. Pertama adalah dengan melakukan aksi pembakaran terhadap masjid al-Aqsha.

Sebelum berakhir, peserta tablgih juga sepakat bahwa umat Islam harus menunjukan kepedulian dan solidaritasnya terhadap pejuangan rakyat Palestina dan melindungi keberadaan masjid al-Aqsha dari ancaman penjajah Zionis Israel. (comes/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pekan kesadaran Islam Cornell University
Tulisan selanjutnya Wartawati Italia Menyebut Tembakan AS Disengaja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?