Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Campur Ikut Tangan di Filipina Selatan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Mei 2007 02:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dalam kunjungannya di Filipina baru-baru ini, Asisten Menteri Luar Negeri Amerika, Christopher Hill menandaskan, kehadiran tentara Amerika di Filipina Selatan dapat dibenarkan karena memang diperlukan dalam operasi melawan “terorisme”.

Ditegaskan oleh Christopher Hill, tentara Amerika akan terus memberikan pelatihan kepada pasukan Filipina yang ditugaskan di wilayah Filipina Selatan, di mana unsur-unsur Islam dari Filipina sendiri maupun dari luar giat beroperasi di wilayah itu.

Sementara itu, Angkatan Laut Filipina pekan depan akan memulai latihan bersama dengan Angkatan Laut Amerika di wilayah perairan Filipina Barat-Daya, yang difokuskan pada operasi pemberantasan “terorisme”.

Sebagaimana diketahui, Filipina memiliki hubungan amat dekat dengan Amerika Serikat. Filipina pernah diperintah Amerika Serikat dan menjadi negara  persemakmuran di bawah Amerika sejak tahun 1935.

Negara ini dikenal mempunyai Gereja Katolik Roma yang kuat dan merupakan salah satu dari dua negara yang didominasi umat Katolik di Asia selain Timor Timur.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Yang tak kalah menarik, di negeri itu terdapat Mindanao, terletak di sebelah selatan Filipina. Mindanao, adalah kawasan hunian bersejarah bagi mayoritas kaum Muslim. Di tempat inilah kaum Muslim secara mayoritas tinggal. Bahkan hamper lima abad kaum Muslim harus melawan para penguasa akibat sikap pemerintah yang senantiasa menyisihkan kaum Muslim.

Sikap ini kembudian mencetuskan kekecewaan kaum Muslim Mindanao yang akibatnya muncul keinginan memisahkan diri.

Pasca 1 September 2001 nasib kaum Muslim di Filipina selatan kembali tertekan setelah pemerintah Amerika menuduh di wilayah itu menjadi pusat pelatihan “terorisme”, istilah yang sering dipakai Amerika untuk menekan kaum Muslim. Nah, lantas untuk apa kedatangan Amerika? [abcn/hid/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahasiswa Calon Guru di Jerman Meragukan Teori Darwin
Tulisan selanjutnya Masjid Dirar Berdiri di Medan?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Berita
21 Juli 2026 06:30
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?