Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

1 Dari 10 Tentara Inggris Tak Mampu Bertempur

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juni 2008 03:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekitar 10.000 tentara Inggris dinyatakan tidak memiliki kemampuan menjalankan tugas di garis depan, yakni di medan pertempuran. Harian The Sunday Telegraph edisi Ahad (22/6) menyebutkan, fakta dari Departemen Pertahanan Inggris itu makin menunjukkan beratnya tekanan bagi Inggris. Apalagi, konflik Afganistan dan Irak yang membutuhkan pasukan tambahan.

Dephan Inggris mengakui bahwa 8.500 tentara dari 59.000 tentara yang berada di unit ”Pasukan Lapangan”—seperti resimen tank, artileri, dan infanteri—dinyatakan tidak memiliki kemampuan tugas di garis depan.

Namun, jika dilihat secara keseluruhan, dari 101.800 tentara Inggris, The Sunday Telegraph memperkirakan lebih dari 10.000 tentara yang tak mampu tugas di garis depan. Artinya, 1 dari 10 tentara Inggris tidak mampu bertempur. Ini merupakan jumlah tertinggi sejak awal perang Iraq pada tahun 2003.

Perdana Menteri Gordon Brown, Senin lalu, menyatakan akan mengirim 230 tentara tambahan ke Afganistan pada awal tahun depan untuk memperkuat 8.030 tentara yang saat ini berada di Afganistan.

Saat ini pasukan Inggris bermarkas di Afganistan selatan, yang kerap dilanda kekerasan dan merupakan wilayah kekuasaan kelompok pejuang Taliban.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam dua pekan terakhir sudah sembilan tentara yang tewas dalam tugas. Anggota parlemen dari Partai Konservatif dan mantan tentara, Patrick Mercer, kepada The Sunday Telegraph mengaku, pasukan Inggris mengalami kelelahan luar biasa.

“Operasi militer yang tak kunjung henti itu menguras seluruh tenaga. Mereka juga tak diberi waktu yang cukup untuk istirahat, dari satu pertempuran ke medan yang lain. Tidak ada kesempatan memulihkan diri dari efek kelelahan, sakit, dan luka,” ujarnya.[kcm/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas: Gilad Shalid Hanya Bebas Jika Tawanan Palestina Bebas
Tulisan selanjutnya AS Adu Domba Kelompok Palestina, Hamas Geram

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?