Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pro-Kontra Washington dalam Rencana Penambahan Pasukan ke Afghanistan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Oktober 2009 20:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Peristiwa menegangkan dua kubu di Kongres AS itu berlangsung selama sekitar 90 menit di Gedung Putih. Namun Presiden Barack Obama tidak memaparkan suatu strategi mapan bagi Afghanistan.

Senator Partai Republik John McCain dalam Sidang Kongres mendesak pengiriman pasukan tambahan ke Afghanistan. Sedangkan Demokrat menentangnya.

Usai pembicaraan tersebut, juru bicara Fraksi Partai Demokrat di Senat, Harry Reid, menjelaskan bahwa Fraksi Republik dan Demokrat ikut terlibat dalam pengambilan keputusan Presiden mengenai Afghanistan. Sementara wakil Fraksi Demokrat dan Republik juga mengutarakan pendapat partainya masing-masing terhadap strategi negara Paman Sam itu di Afghanistan.

Kubu Demokrat berusaha mengerem Presidennya, dan juru bicara fraksi Demokrat di parlemen, Nancy Pelosi, menyebutkan secara umum apa saja yang akan diputuskan. Katanya, “Tentu saja masalah keamanan, kepemimpinan pemerintahan Afganistan, pembangunan Afganistan, dan diplomasi seluruh kawasan. Dan juga masalah mengenai, apa yang akan disumbangkan negara-negara anggota NATO dalam strategi baru ini.”

Amerika Serikat belum meminta pemerintah Jerman mengirimkan tambahan pasukan ke Afganistan. Perdana Menteri negara bagian Niedersachsen Christian Wulf juga tidak merasa menerima desakan AS dalam pertemuannya dengan penasihat keamanan Obama, James Jones, Jumat pekan lalu (02/10).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebaliknya, Fraksi Partai Republik mendesak agar AS mengirimkan lebih banyak lagi serdadunya ke Afganistan. Senator McCain mengatakan, “Saya yakin, analisis Jenderal McChrystal tidak hanya tepat, tapi juga harus diterapkan sesegera mungkin.”

Ucapan McCain juga didukung oleh rekan separtainya John Boehner. “Kita harus memikirkan bahwa setiap harinya, bahaya yang mengintai serdadu kami meningkat.”

Sebelumnya, Panglima ISAF di Afghanistan Stanley McChrystal menuntut tambahan 10 ribu hingga 40 ribu serdadu tambahan ke Afghanistan. McChrystal sudah melaporkannya akhir Agustus lalu. Dikabarkan, setiap harinya, dukungan warga AS terhadap pasukannya di Afganistan terus berkurang.

Ketika di Gedung Putih berlangsung pertemuan dengan Kongres, sejumlah demonstran berunjuk rasa di depan Gedung Putih. Mereka ingin agar AS menarik semua tentaranya dari Afganistan. Salah seorang di antaranya adalah Cindy Sheehan, yang putranya gugur di Afghanistan, seperti juga hampir 800 prajurit AS yang ditugaskan:

“Kami sudah lama menuntut hal itu, ketika Bush masih jadi Presiden. Sekarang kami juga mendesak Presiden Obama,” kata Cindy Sheehan.

Namun, saat ini di pemerintahan Obama, tidak ada yang memikirkannya. Menteri Pertahanan Robert Gates mengatakan, “Hendaknya tidak ada keraguan mengenai tekad kami untuk tetap tinggal di Afganistan.”

Kini, sudah sewindu keberadaan pasukan NATO di Afghanistan sejak serangan 11 September 2001. Namun bagi Amerika, situasi di Afganistan masih jauh dari tenang. Pemilu sebulan lalu dibayangi tuduhan manipulasi dan kecurangan besar-besaran. Hasil akhirnya belum juga dapat diumumkan.

 

Sementara itu, perlawanan pejuang Taliban terhadap tentara sekutu Amerika mulai menguat kembali, termasuk di kawasan yang sebelumnya dianggap relatif tenang, seperti di provinsi-provinsi utara. Kehadiran Taliban kini bahkan bisa dilihat di hampir seluruh penjuru Afghanistan.  [cha, berbagai sumber/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Barack Obama Akan Berkunjung ke Indonesia
Tulisan selanjutnya Boleh Jadi, Kandungan Babi Sudah Menjalar ke Tubuh Kita!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?