Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lebih Dari 12 Juta Orang Diperdagangkan di Dunia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Juni 2010 17:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengeluarkan Laporan Tahunan Perdagangan Manusia 2010, disebutkan di dalamnya lebih dari 12 juta orang menjadi korban perbudakan moderen.

Meskipun jutaan orang terjebak dalam sistem kerja paksa, kerja paksa berikat atau dipaksa melacurkan diri, laporan yang dirilis hari Senin (14/6) itu menyebutkan hanya ada 4.166 orang yang diperdagangkan tahun lalu.

Menurut Duta Besar berkuasa penuh Luis CdeBaca, yang memimpin upaya memerangi perdagangan manusia di Deplu AS, tercatat 116 negara telah mengadopsi undang-undang antiperdagangan manusia sejak PBB menyatakan perang melawan perdagangan manusia 10 tahun lalu. Katanya, tahun kemarin angka kasus perdagangan manusia yang terungkap mencapai angka tertinggi dan pelakunya berhasil diseret ke pengadilan.

“Negara-negara yang dulu menolak mengakui adanya perdagangan manusia, sekarang bekerja mengidentifikasi para korban dan menolong mereka mengatasi trauma perbudakan moderen, di samping menghukum mereka yang memperbudak orang lain,” tulis Menlu AS Hillary Clinton dalam suratnya yang mendampingi laporan tersebut.

Banyak pekerjaan yang belum selesai, karena laporan itu menyebutkan hanya 0,4% dari seluruh korban perbudakan moderen yang berhasil diidentifikasi tahun lalu. Perdagangan manusia adalah bisnis yang menghasilkan uang milyaran dollar, yang mungkin akan terus berkembang jika pemerintah negara-negara di dunia gagal mengatasinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Memperbudak orang masih kecil sanksinya,” tulis CdeBaca dalam suratnya yang menyertai laporan itu. “Remediasi, denda atau peringatan adalah harga yang sangat rendah untuk dibayar oleh pelaku. Mereka yang mengambil untung dengan mencuri kemerdekaan orang lain, juga harus kehilangan kemerdekaannya. Perintah memerangi perdagangan manusia sangat sedikit sumberdayanya, terlalu kecil visinya sehingga hasilnya juga sedikit.”

Dalam laporan itu juga dituliskan testimoni para korban dari berbagai belahan dunia. Salah seorang korban selamat asal Amerika lari dari rumah pada usia 11 tahun, ia lalu tinggal dengan seorang laki-laki yang melakukan kekerasan seksual atas dirinya dan memaksanya menjadi pelacur. Ketika polisi menangkapnya, gadis kecil itu dituding melakukan pelacuran dan tidak ada upaya yang dilakukan untuk menemukan mucikarinya. Pengacara gadis itu mengajukan banding, menurutnya pada usia 13 tahun gadis itu terlalu muda untuk dianggap legal melakukan hubungan seks, yang olehkarenanya tidak bisa didakwa melakukan pelacuran.

Laporan itu mencatat, untuk setiap satu orang yang terjebak dalam perbudakan seks, sembilan orang tertangkap karena kerja paksa atau kerja paksa berikat.

Clinton mengatakan, untuk pertamakalinya Deplu memeringkat Amerika Serikat dengan menggunakan standar yang sama yang digunakan oleh negara-negara lain. Dan AS meraih ranking tertinggi, yang artinya pemerintah sangat sejalan dengan protokol antiperdagangan manusia PBB. Negara-negara yang rankingnya di bawah AS adalah China, Arab Saudi, India, Iran dan Rusia.[di/ynw/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Gaza Kecil” Pun Hadir di Mavi Marmara
Tulisan selanjutnya Dilarang Ikut Ujian, 400 Pelajar Bercadar Lakukan Demonstrasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?