Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pesta Babi-Khamr Provokasi Warga Prancis atas Muslim

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Juni 2010 18:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Polisi Prancis akhirnya membatalkan sebuah rencana pesta yang menyajikan makanan mengandung babi dan minuman beralkohol di pinggir jalan, di daerah pemukiman penduduk berpenghuni mayoritas muslim di kota Paris. Demikian keterangan yang disampaikan oleh pihak berwenang kemarin lusa.

Polisi menyatakan, pesta yang diberi nama “Saucisson et Pinard” (sosis babi dan minuman keras) itu bisa “berakibat serius bagi ketertiban umum.”

Pesta minuman keras tersebut semula akan digelar Jumat malam (18/6), ketika jalanan biasanya padat dengan warga muslim yang keluar dari masjid. Waktu itu juga bertepatan dengan menjelang pertandingan Aljazair melawan Inggris di piala dunia.

Dari rencana waktu, tempat dan acara terlihat jelas penyelenggara sengaja ingin memicu ketegangan bernuansa SARA.

Pesta yang diselenggarakan di daerah Goutte d’Or, Paris, atau juga dikenal dengan “Apero Geant” (pesta mabuk-mabukan) itu merupakan trend baru yang bermula dari situs jejaring sosial Facebook. Di mana penggagasnya mengajak warga Prancis untuk berbondong-bondong menghadiri pesta pinggir jalan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang wanita penggagasnya, yang memakai nama samaran Sylvie Francois di Facebook dan sudah menjaring pengikut sekitar 7.000, menyatakan bahwa acaranya itu adalah upaya untuk melawan “Islamisasi”, karena ia merasa lingkungan tempat tinggalnya dipenuhi dengan muslim.

Kepada koran Liberation beralasan, “Orang-orang asli Prancis tidak bisa minum-minum dengan tenang di sana. Jika Anda seorang wanita, Anda akan mendapat pandangan sinis jika tidak mengenakan kerudung.”

Kelompok bentukan Sylvie itu mendapat dukungan dari beberapa kelompok sayap kanan, termasuk Riposte Laique, Bloc Identaire (blok identitas) dan Solidarité avec les Français (solidaritas sesama orang Prancis).

Dua kelompok yang disebut terakhir terkenal karena sering membuka dapur umum yang menyediakan sup babi di berbagai kota seantero Prancis, dengan tujuan memberi makan orang tunawisma non-muslim. Dapur sup babi mereka dilarang oleh pemerintah Prancis pada tahun 2007, karena dianggap bersikap diskriminatif dan berpotensi menimbulkan kekacauan dalam masyarakat.

Kelompok antirasis Prancis, SOS-Racisme, mengutuk pesta yang akan dilakukan tersebut.

“Pesta ini jelas-jelas rasis,” kata jurubicaranya kepada surat kabar Le Post. “Penyelenggara mendasarinya atas prinsip yang sama dengan dapur sup babi.”

Pesta minuman keras berskala besar yang diikuti kalangan muda semakin marak di Prancis. Tapi kebanyakan dari pesta itu dibatalkan oleh pihak berwenang, khawatir akan menimbulkan teler massal.

Acara tandingan yang rencana akan digelar jika pesta mabuk-mabukan hari Jumat besok jadi digelar, juga dilarang oleh polisi.[di/f24/rtr/afp/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Ikut Tersakiti Kasus Video Porno
Tulisan selanjutnya Hamid Fahmy: “Orang Akan Terjajah Bila Wacananya Terjajah”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

Berita
20 Oktober 2026 13:24
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?