Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wanita Saudi Boleh Memilih dan Dipilih dalam Pemilu

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 26 September 2011 08:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Raja Arab Saudi Abdullah, hari Ahad (25/9) mengumumkan bahwa kaum wanita di negara itu boleh memberikan suaranya dalam pemilihan umum mendatang. Mereka juga berhak ikut mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Syura.

“Semua orang tahu bahwa peran wanita dalam Islam dan posisinya tidak dapat dimarjinalkan. Ada banyak perempuan  hebat yang memberikan sumbangsih besar bagi kemajuan agama Islam sejak zaman Nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasallam,” kata Abdullah.

“Oleh karena kita menolak marjinalisasi perempuan dalam masyarakat Saudi di setiap bidang, sesuai dengan aturan syariat dan mengikuti saran dari para ulama kita, khususnya yang berada di Haiah Kibaril Ulama, kami memutuskan: Pertama, perempuan akan diperbolehkan untuk berpartisipasi dalam Dewan Syura sebagai anggota mulai periode mendatang dan seterusnya. Kedua, untuk selanjutnya, perempuan akan memiliki hak untuk mencalonkan diri sebagai anggota dewan daerah dan dan memiliki hak untuk berpartisipasi dalam proses pemilihan.”

Pengumuman tersebut disampaikan Raja Abdullah dalam pidatonya di Dewan Syura, yang juga dihadiri oleh Mufti Besar Arab Saudi Syeikh Abdulaziz Al Asyeikh.

Kebijakan baru yang ditetapkan bertepatan dengan hari nasionalnya yang ke-79 itu menjadi tonggak sejarah tersendiri bagi Arab Saudi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Khadijah binti Khuwailid Center, yang berada di Kamar Dagang dan Industri Jeddah, pertama kali mengusulkan hak suara bagi perempuan Saudi pada tahun 2007.

“Kami meminta partisipasi bagi perempuan Saudi di Dewan Syura dan Dewan Menteri pada tahun 2007. Tahun 2011 kami meminta hak bagi wanita untuk memilih dan mengikuti pemilihan dewan daerah, berikut rekomendasi lainnya,” kata Basma Umair, direktur eksekutif Khadijah binti Khuwaild Center.

“Sekarang mimpi ini menjadi kenyataan setelah raja memutuskan untuk memberdayakan perempuan,” katanya.

Menurut Mona Siraj, redaktur pelaksana majalah Sayyidati, pemberian hak bagi wanita untuk berperan aktif dalam pemilihan umum dan menjadi anggota dewan lebih penting daripada pemberian izin mengemudi bagi perempuan.

“Saya percaya, partisipasi wanita dalam dewan akan membantu merefleksikan realitas dari masyarakat kita. Perempuan harus mulai mempersiapkan dan medidik diri mereka sendiri, putra dan putri mereka tentang pentingnya dialog, demokrasi dan kepekaan sosial dan politik,” kata Siraj.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kuburan Massal Tahanan Abu Salim Ditemukan
Tulisan selanjutnya Tuduh “Wahabi”, Independent Sebut Makkah Mirip “Las Vegas”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?