Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

“Yesus Berjalan di Atas Air” yang Bermasalah di Cape Town

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Maret 2012 09:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Produsen minuman energi Red Bull mengatakan telah menurunkan sebuah iklan di Afrika Selatan (Afsel) setelah reaksi keras dari umat Kristen dan Islam.  

Seperti diketahui, perusahaan ini sebelumnya telah memasang sebuah iklan bergambar Yesus yang akhirnya berbuah kecaman keras. Iklan salah satu minuman berenergi itu menggambarkan bahwa Yesus bisa berjalan di atas air karena khasiat dari minuman energi ajaib. Tak ayal, iklan yang dibuat bergaya kartun itupun mendapat kecaman umat Kristen dan juga umat Muslim.

Awalnya iklan itu menggambarkan tentang Yesus dan dua orang murid-Nya sedang naik sampan kecil. Karena bosan berada di atas sampan, dia pun pergi ke suatu tempat. Dia pun turun dari atas sampan kemudian berjalan di atas air. Seorang murid Yesus mengatakan Yesus telah melakukan mujizat, sementara murid yang satunya berkata Yesus mampu berjalan di atas air karena minuman Red Bull yang ‘memberikan sayap’.

Kecaman-kecaman pun datang dari umat Kristen. Para Uskup Katolik Afrika Selatan mengecam dengan mengirim surat keberatan ke perusahaan iklan tersebut. Menurut surat tersebut, iklan tersebut merupakan publisitas yang buruk dan memasuki wilayah berbahaya karena mengejek simbol-simbol agama. Sementara Chris Townsend, seorang pejabat dari Konferensi Uskup di Afsel, menyerukan Red Bull untuk menghormati sensitivitas agama.

Iklan ini juga telah membuat marah umat Islam di sana. Dalam sebuah pesan Dewan Pengadilan Muslim Afsel, menyatakan bahwa setiap penghinaan dan sindiran yang menargetkan Yesus juga menghina ajaran Islam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dikutip AP, Dewan Muslim hari Rabu memperingatkan konsekuensi dari “ekstremisme sekuler” terhadap setiap keyakinan agama. Menurut Dewan Muslim, setiap “penghinaan dan sindiran” Yesus ditargetkan menyerang dasar teologi Islam.

Menurutnya, Yesus (Isa), adalah seorang Nabi dihormati dalam Islam.

“Kami berharap bahwa suara kita dapat bersatu untuk membuat jelas kalangan ekstrimis sekuler bahwa serangan atau penodaan simbol-simbol agama manapun tidak dapat diterima,” kata Dewan Muslim.

Sementara itu, dirilis The Telegraph, kecaman-kecaman tersebut memaksa pembuat Red Bulls menarik iklan tersebut dari peredaran.

“Tidak pernah ada niat kami untuk menyakiti perasaan siapa pun,” kata pembuat minuman energi Red Bull dalam pernyataannya.

Nah, perusaan iklan atau para seniman, buatlah sebuah karya yang tidak untuk menyenangkan diri sendiri hanya dengan alasan karya seni. Sebab di balik karya kita juga ada hak dan perasaan orang lain.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Media Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Enam Negara Teluk Tutup Kedubes di Suriah
Tulisan selanjutnya Seorang Tokoh Al Ikhwan Dibebaskan dari Penjara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?