Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Politisi Anti-Islam Marine Le Pen Kekurangan Sponsor untuk Kampanye Pilpres Prancis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Februari 2022 09:15 9:15 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Februari 2022 09:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Politisi kanan-jauh anti-Muslim berminat maju sebagai kandidat presiden Prancis Marine Le Pen, hari Selasa (22/2/2022), menghentikan kampanye langsung di lapangan karena tidak mendapatkan cukup sponsor dari para wali kota agar bisa mempromosikan diri di wilayah mereka.

Kandidat presiden diharuskan memperoleh 500 surat dukungan dari kepala-kepala daerah agar dapat berkampanye secara resmi.

Marine Le Pen, kandidat dari partainya Rassemblement National (RN), sejauh ini baru memperoleh 393 surat sponsor, menurut perhitungan Conseil Constitutionnel. Batas akhirnya 4 Maret 2022.

Jajak pendapat menunjukkan Le Pen berada di urutan kedua setelah Emmanuel Macron sebagai capres favorit. Le Pen diprediksi memperoleh 16-17% suara di putaran pertama, sementara Macron diperkirakan akan mendulang 24-25% suara. Selanjutnya Macron diperkirakan akan terpilih kembali sebagai presiden dengan suara dukungan 56-57%. Macron sendiri sampai saat ini belum mengumumkan pencalonannya kembali.

Hanya enam kandidat yang sejauh ini sudah memperoleh 500 dukungan yang diperlukan. Mereka adalah Valérie Pécresse dari partai sayap kanan Les Republicains, Anne Hidalgo dari Partai Sosialis, politisi Partai Hijau Yannick Jadot, kandidat dari Partai Komunis Fabien Roussel, serta politisi aliran tengah Jean Lasalle dan Macron.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sébastien Chenu, salah satu anggota tim Le Pen, kondisi yang dialami pemimpin RN itu merupakan “sinyal bahaya” bagi demokrasi, sebab dia merupakan calon yang diunggulkan tetapi tidak dapat meneruskan kampanye akibat kekurangan surat sponsor.

“Dia mewakili jutaan pemilih dan masih menjadi satu-satunya yang bisa mengalahkan Macron,” imbuhnya seperti dilansir Euronews.

Hari Selasa Perdana Menteri Jean Castex menyeru agar surat sponsor diberikan kepada para kandidat yang mencalonkan diri sebagai presiden. Namun, pada saat yang sama menegaskan bahwa surat sponsor itu bukan berarti secara otomatis sinonim dengan dukungan politik.

Banyak kepala daerah, terutama di kawasan pedesaan yang enggan mengumumkan surat sponsor yang mereka berikan.

Castex mengatakan bahwa dia akan menerima asosiasi wakil-wakil daerah terpilih pada hari Kamis ini guna mendiskusikan situasi tersebut, yang dianggapnya merupakan masalah demokrasi yang serius.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kandidat presidenMerine Le PenPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Minyak Goreng Langka Serta Harga Kedelai Tinggi, Pemerintah Didorong Beri Penugasan Khusus ke Bulog
Tulisan selanjutnya Kemenag Haji 2021 Menag Yaqut Bandingkan Aturan Pengeras Suara Masjid dengan Gonggongan Anjing

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?