Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pembebasan Anggota Jamaah Al Islamiyyah Buah Revolusi Mesir

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Maret 2012 21:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Muhammad Al Zawahiri menyebut pembebasan dirinya dan rekan-rekannya dari penjara merupakan “salah satu buah paling penting dari revolusi yang diberkati.” Demikian tulis Al Mishry Al Yaum, Selasa (20/03/2012).

Walaupun, kemungkinan ia tidak akan dibebaskan jika tidak ada revolusi rakyat menggulingkan rezim Husni Mubarak, saudar laki-laki dari tokoh Al Qaidah Ayman Al Zawahiri itu mengaku tidak menaruh dendam.

“Kami tidak menaruh dendam pada siapapun dan kami tidak membawa kebencian apapun. Kami keluar dari penjara dengan keinginan kuat untuk membangun negara kita, yang kami dirampas darinya … Mulai sekarang, tidak akan ada orang yang dapat menghentikan kita untuk membangun bangsa kita,” kata Zawahiri kepada Al Mishry Al Yaum.

Al Zawahiri mengatakan, prioritasnya adalah membebaskan 45 penghuni penjara lain yang didakwa secara keliru. Dia menyeru agar rakyat Mesir menuntut pengembalian hak-hak para narapidana itu.

“Mereka berhak untu dihargai setelah mendekam dalam penjara selama puluhan tahun dari umur mereka tanpa membuat satu kesalahan yang mengakibatkan mereka dihukum,” kata Zawahiri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Zawahiri, revolusi hanya bisa mencapai sukses jika para tahanan politik yang ditindas mendapatkan kebebasan.

Muhammad Al Zawahiri mendekam di penjara selama 13 tahun, setelah ditangkap dan dideportasi dari Uni Emirat Arab. Pegadilan Mesir hari Senin (19/03/2012) membebaskannya dan membatalkan hukuman mati atas dirinya.

Pengadilan Mesir juga membebaskan sejumlah anggota Jamaah Al Islamiyyah dan kelompok Islam lainnya. Baca berita sebelumnya, Pengadilan Mesir Bebaskan Para Tokoh Jamaah Al Islamiyyah dan Anggota Jamaah Al Islamiyyah Diminta Pulang ke Mesir.*

Keterangan foto: Muhammad Al Zawahiri

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Media IslamMesirold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syiah Indonesia Bantah Syiah Bantai Sunni di Suriah
Tulisan selanjutnya 9 Alasan Tolak Kenaikan Harga BBM Versi HTI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?