Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Israel Penjual Organ Warga Kosovo Ditangkap

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Mei 2012 08:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang tersangka dalam skandal penjualan organ manusia di Kovoso yang mencuat tahun 2008 telah ditangkap di Israel, kata misi kepolisian dan kehakiman Uni Eropa di Kosovo (EULEX), Jumat (25/5/2012).

Moshe Harel, warga negara Israel, ditangkap bersama beberapa orang lain yang diselidiki dalam kasus yang sama di Israel, kata EULEX dilansir Maan.

Polisi di Kosovo menuduh Harel mencari pelanggan yang membutuhkan transplantasi ginjal, dan mengiming-imingi orang-orang di Kosovo dan Turki serta negara-negara miskin bekas pecahan Uni Sovyet dengan uang pembayaran dimuka 15.000 euro atau sekitar USD20.000. Tidak diketahui apakah orang yang mau menjual ginjalnya mendapatkan uang tersebut.

Organ yang didapat Harel kemudian dijual dengan harga antara 80.000 sampai 100.000 euro (USD100.000-125.000).

Skandal penjualan organ manusia ini terungkap pada 2008, ketika seorang pria Turki yang dicegat di bandara Pristina kelihatan kesakitan karena ginjalnya telah diambil.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jaringan penjualan organ itu melakukan aksinya di klinik Medicus di luar ibukota Kosovo, Pristina. Pemilik klinik Lutfi Dervishi dan putranya, serta lima tersangka lain sedang diadili di kota itu dengan dakwaan melakukan penjualan organ manusia.

Interpol juga sedang memburu salah satu tersangka dokter berkebangsaan Turki, Yusuf Ercin Sonmez.

“Harel merupakan saksi kunci dari penyelidikan kasus terpisah namun paralel dengan kasus Medicus, yang dimasukkan pada Juni 2011, dengan tuntutan melakukan tindakan kriminal penjualan organ manusia secara perorangan maupun kriminalitas terorganisir,” kata EULEX dalam pernyataannya hari Jumat.

EULEX tidak menjelaskan lebih lanjut kapan Harel berhasil ditangkap.

Media-media setempat melaporkan bahwa jaksa penuntut EULEX Jonathan Ratel berupaya untuk bisa mengekstradisi Harel ke Kosovo.*

Keterangan foto: Foto pengambilan organ-organ tubuh manusia yang dilakukan Israel pada tahun 1950-an, disiarkan oleh stasiun televisi israel Channel 2.[Maan]

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anak-anak dan Lansia Suriah Dibunuhi Pasukan Assad
Tulisan selanjutnya The Jak Mania: Kok Persija Dipersulit, Lady Gaga Dipermudah?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina

Berita
30 Oktober 2026 15:44
Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing
Serangan ‘Israel’ Hantam Universitas Islam Gaza, Tiga Warga Syahid dan Tujuh Luka
Sekolah Pemikiran Islam Raih Penghargaan Muslim Youth Forum 2026
LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK

Terbaru

  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?