Hidayatullah.com—Periode antara pertengahan bulan Nopember dan akhir Desember umumnya dipandang sebagai waktu terbaik untuk melaksanakan umrah, sebab tarif penginapan berada dalam level paling rendah sepanjang tahun.
Dilansir Saudi Gazette Ahad (2/12/2012), biaya penginapan yang turun menurut perkiraan sebagian pihak hingga 60% dan menyusutnya jamaah di Masjidil Haram, menjadi alasan kuat bagi warga Saudi untuk melaksanakan ibadah umrah di akhir tahun ini. Penduduk setempat biasanya menjauhi Masjidil Haram di musim haji, guna memberikan kesempatan kepada Muslim dari seluruh dunia memenuhi kota Makkah.
Menurut Walid Abu Sab’ah, ketua Komite Perhotelah di Kamar Dagang dan Industri Makkah, kebanyakan hotel di kota itu mengalami penurunan jumlah tamu setelah musim haji usai, seperti sekarang ini. Tarif penginapan juga ikut turun sampai sekitar 60%.
“Kebanyakan hotel menunggu musim sepi sebelum mereka melakukan pekerjaan pemeliharaan, sekaligus persiapan untuk menyambut musim haji tahun selanjutnya,” jelas Abu Sab’ah.
Sementara itu kegiatan renovasi mataf (tempat thawaf) juga mulai dilaksanakan seiring dengan sepinya pengunjung Masjidil Haram. Para pekerja mencopoti keramik dan asesoris lain, seperti lampu-lampu gantung dan kipas dari lantai atas Masjidil Haram.
Yahya Al Zahrani pimpinan pasukan keamanan Masjidil Haram mengatakan bahwa pekerjaan renovasi tidak menggangu jamaah umrah yang sedang berada di masjid suci itu. Perluasan mataf akan dilaksanakan dalam tiga tahap.*