Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penduduk Zionis Lebih Takut terhadap Keruntuhan Ekonomi

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 18 Desember 2012 05:46
Bagikan
Kemiskinan di Israel menjadi gambaran permanen.
Bagikan

Hidayatullah.com–Tiga-perempat penduduk Zionis Israel melihat, keruntuhan sosial dan ekonomi di negara Yahudi tersebut lebih memberi ancaman ketimbang sengketa atas program senjata nuklir Iran. Demikian disebutkan satu lembaga amal, Senin (17/12/2012).

Dalam laporan “Kemiskinan Alternatif untuk 2012”, lembaga amal penyedia makanan, Latet (dari bahasa Ibrani yang berarti memberi), menyebutkan, kemiskinan dan ketidaksetaraan sosial merupakan keprihatinan utama bagi sebagian besar orang Israel, diikuti oleh pendidikan. Keamanan nasional justru berada di urutan ketiga.

“Tujuh puluh lima persen dari masyarakat percaya bahwa sosio-ekonomi Israel yang buruk lebih mengancam daripada ancaman Iran,” demikian bunyi ringkasan laporan, yang tidak menyebutkan berapa banyak masyarakat yang disurvai dan berapa besar tingkat kesalahannya.

Diterbitkan pada hari Minggu, laporan tersebut muncul menjelang pemilihan umum pada 22 Januari di Israel, yang senantiasa merasa takut dengan percobaan senjata nuklir Iran, sekalipun Teheran sudah menegaskan program nuklirnya bertujuan damai.

Laporan itu mengatakan, setengah dari anak-anak di Israel terpaksa bekerja untuk membantu kebutuhan ekonomi keluarga, yakni naik dari 19 persen dibanding tahun lalu. 10 persen anak-anak terpaksa mengemis di jalanan, dibanding tiga persen tahun sebelumnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lebih dari separuh responden mengatakan, mereka terpaksa membeli lebih sedikit makanan tahun ini karena situasi keuangan mereka. 15 persen responden telah bekerja di lebih dari satu pekerjaan, dan 18 persen terjerat utang pada bank.

“Laporan ini memberikan bukti bahwa kemiskinan dan ketidaksetaraan sosial telah menjadi gambaran permanen dari wajah Israel,” kata Presiden Latet Gilles Darmon pada AFP, Senin (17/12/2012).

“Kita tidak bisa mengatakan bahwa persoalan ini merupakan fenomena sementara, kenyataannya telah berlangsung selama lebih dari 10 tahun ini.”

Menteri Keuangan Yuval Steinitz mengatakan pada hari Minggu, pertumbuhan ekonomi pada tahun 2013 dan 2014 diharapkan 3,5 persen dan 3,9 persen.

Dalam laporan terbaru tentang Israel yang diterbitkan pada bulan April 2012, Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan, meskipun tingkat pertumbuhan tinggi, negara itu memiliki tingkat kemiskinan tertinggi dibanding 35 negara anggota OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development).

OECD menyebutkan, tingkat kemiskinan yang tinggi di Israel terutama disebabkan oleh pengangguran yang luar biasa di kalangan penduduk Arab Israel dan ultra-Ortodoks Yahudi.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berwibawa di Hadapan Makhluk
Tulisan selanjutnya “Selamat Datang Duta Palestina!” (Bagian 1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?