Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muktamar Ulama Dunia di Kairo lahirnkan 6 Pernyataan Sikap Ulama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Juni 2013 06:44 6:44 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Juni 2013 06:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Internasional Islamic Coordination Council (ICC) yang berlangsung di Kairo Mesir berlangsung sukses dengan dihadiri 500 tokoh Ahlus Sunnah wal Jamaah.

Pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung di Kairo Mesir selama 3 hari (15-17 Juni 2013) ini membahas tema utama sikap ulama Muslimin terhadap tragedi Suriah.

Pelaksana muktamar ini adalah Majelis At-Tansiiq Al-Islamy dengan pengarah langsung oleh Presiden Mesir Mohammad Mursy.

Acara ini dihadiri lebih dari 500 tokoh dan ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah dari 50 negara yang masing-masing berafiliasi kepada 70 organisasi dan yayasan Islam di dunia. Seperti: IUMS (Persatuan Ulama Sedunia) dibawah pimpinan Dr. Yusuf Qaradhawi, Ittihad ‘Alami Lidhu’at (Ikatan Dai Internasional) yang diketuai oleh Dr. Mohammad Al-Areefi, Rhabitah Ulama Muslimin (Ikatan Ulama Muslimin) yang diketuai oleh Syeikh Al-Amin Alhajj, Rhabitah Alam Islamy, Persatuan Internasional Ulama Al-Azhar, Ikatan Ulama Muslim Suriah dan lain sebagainya.

Ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah ini berkumpul untuk menyatukan sikap terhadap konfik Suriah (baca revolusi) yang sudah berlangsung kurang lebih satu setengah tahun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mereka memandang perlunya persatuan umat Islam sunni dalam melawan kepentingan syiah di negeri Syam, Suriah. Apalagi belakangan, campur tangan Hizbullah di Libanon dan Iran –yang notabene bersekte Syiah- sudah sangat terang benderang dan makin mengokohkan eksistensinya membantu rezim pemerintah Suriah yang hingga kini masih dipimpin oleh Presiden Bassar Asad.

Tidak dukung Bashar

Muktamar ulama dunia ini lahirnkan 6 pernyataan sikap ulama. Di antaranya, Dr. Yusuf Qaradhawi mengklarifikasi bahwa dirinya sejak awal mendukung perjuangan rakyat Suriah dalam meraih hak kebebasan sipilnya. Dan isu bahwa dirinya mendukung Bassar sama sekali tidaklah benar adanya. Qaradhawi juga menyeru kepada seluruh tentara Suriah untuk menghentikan dukungannya terhadap Bassar Asad dan bersatu memperjuangkan revolusi bersama rakyat Suriah.

Qaradhawy mengeritik gerak negara-negara Arab yang lamban menangani masalah Suriah. Namun, Qaradhawi yakin bahwa kelak akan ada perlawanan massal dari negara-negara Arab melawan pemerintah Suriah yang kini telah bekerjasama dengan Hizbullah.

“Perang di Suriah sebagai perang terhadap umat Islam secara keseluruhan dan bukan saja terbatas pada rakyat Suriah,” jelas Qaradhawi.

Ada 3 perwakilan Indonesia sebagai peserta dalam muktamar ini, Dr. Zain An-najah (Dewan Dakwah Indonesia), Ust. Farid Okbah, MA (MIUMI), Harman Tajang (Wahdah Islamiyah).*/Laporan Harman Tajang, Kairo

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tanpa Lepas Sepatu dan Serang Masjid, FUI Kecam LDII
Tulisan selanjutnya Ulama Berbagai Negara Fatwakan Jihad untuk Tolong Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

Ghazwul Fikr Kajian
26 Juni 2026 11:30
Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat
Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO

Terbaru

  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
  • Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?